Page 459 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 459
Judul Menteri Ida Fauziyah: THR 2021 Harus Dibayar Full H-7 Hari Raya
Idulfitri
Nama Media voi.id
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://voi.id/ekonomi/43770/menteri-ida-fauziyah-thr-2021-harus-
dibayar-i-full-i-h-7-hari-raya-idulfitri
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-12 16:37:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Ketentuan THR tahun 2021 sebagaimana
ketentuan Peraturan Menteri nomor 6 tahun 2016 bahwa pembayaran THR harus diberikan H-7
sebelum hari raya itu sendiri tiba
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Untuk itu diperlukan komitmen pengusaha
untuk membayar THR secara penuh dan tepat waktu
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Laporan keuangan 2 tahun terakhir. Kalau
ada perusahaan yang tidak memiliki kemampuan membayar sesuai dengan ketentuan tersebut,
maka dia harus melaporkan pembicaraan bipartitnya kepada dinas ketenagakerjaan sebelum H-
7, karena kelonggaran yang diberikan hanya sampai H-1 Hari Raya Idulfitri
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan secara resmi mewajibkan para pengusaha untuk membayarkan
Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja atau buruhnya secara penuh dan tepat waktu
yakni tujuh hari sebelum hari raya keagamaan atau H-7. Aturan ini berlaku untuk semua sektor,
tanpa terkecuali. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan THR keagamaan
merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau
buruh. Pembayaran THR keagamaan ini sesuai dengan PP nomor 36 tahun 2021 tentang
pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan
Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan.
MENTERI IDA FAUZIYAH: THR 2021 HARUS DIBAYAR FULL H-7 HARI RAYA
IDULFITRI
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan secara resmi mewajibkan para pengusaha untuk
membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja atau buruhnya secara penuh dan
458

