Page 474 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 474

dalam  rangka  mempersiapkan  kebutuhan  hari  raya,"  kata  Diana  kepada  Kompas.com,  Senin
              (12/4/2021).
              Dia juga mengimbau agar segala permasalahan terkait pembayaran THR diselesaikan melalui
              perundingan bipartit, sehingga para karyawan dapat mengetahui kondisi perusahaan.

              "Para pekerja harus diajak berunding untuk dapat mengetahui kondisi perusahaan," tutur Diana.

              Sebelumnya diberitakan, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melalui Surat Edaran Menteri
              Ketenagakerjaan  M/6/HK.04/IV/2021  mewajibkan  para  pengusaha  untuk  melakukan
              pembayaran THR keagamaan tahun 2021 secara penuh, atau tanpa dicicil.

              Ida  mengatakan,  hal  ini  mengingat  sejak  pandemi  Covid-19  pemerintah  telah  memberikan
              berbagai bentuk dukungan kepada pengusaha untuk mengatasi dampak Covid-19.

              Kebijakan  ini  berbeda  dengan  tahun  lalu.  Pada  2020,  Kemennaker  menerbitkan  SE Menaker
              Nomor 6 tahun 2020 berupa kelonggaran bagi perusahaan yang tidak mampu membayar THR
              keagamaan pada waktu yang ditentukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

              Adapun pertimbangannnya saat itu adalah kelangsungan usaha dan kebutuhan pekerja atau
              buruh atas pemenuhan pembayaran THR.

              Ida mengatakan, saat ini pemerintah melakukan banyak hal. Roda perekonomian sudah mulai
              bergerak, kegiatan ekonomi nasional sudah mulai membaik kembali.
















































                                                           473
   469   470   471   472   473   474   475   476   477   478   479