Page 478 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 478

Ringkasan

              Menaker  (Menteri  Ketenagakerjaan)  Ida  Fauziyah,  menerbitkan  Surat  Edaran  (SE)  Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun
              2021  bagi  Pekerja/Buruh  di  Perusahaan.  SE  Pelaksanaan  THR  yang  ditujukan  kepada  para
              gubernur di seluruh Indonesia ini meminta THR untuk buruh atau pekerja dibayar penuh, paling
              lambat 7 hari sebelum hari raya Idul Fitri.



              SE MENAKER TERBIT: THR 2021 WAJIB DIBAYAR PENUH! APA KATA SERIKAT
              PEKERJA DI SUKABUMI?

              Menaker  (Menteri  Ketenagakerjaan)  Ida  Fauziyah,  menerbitkan  Surat  Edaran  (SE)  Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun
              2021  bagi  Pekerja/Buruh  di  Perusahaan.  SE  Pelaksanaan  THR  yang  ditujukan  kepada  para
              gubernur di seluruh Indonesia ini meminta THR untuk buruh atau pekerja dibayar penuh, paling
              lambat 7 hari sebelum hari raya Idul Fitri.

              "Pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha
              kepada pekerja/buruh. Pemberian THR Keagamaan bagi pekerja/buruh merupakan upaya untuk
              memenuhi kebutuhan pekerja/buruh dan keluarganya dalam merayakan hari raya keagamaan,"
              kata Ida dalam keterangan tertulis Senin, 12 April 2021.

              Mengutip tempo.co, secara khusus, kata dia, dalam masa pemulihan ekonomi ini, THR tentu
              dapat menstimus konsumsi masyarakat yang mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam surat
              edaran  tersebut,  Ida  menyatakan  bahwa  SE  pelaksanaan  THR  berdasarkan  Peraturan
              Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan
              Nomor  6  Tahun  2016  tentang  Tunjangan  Hari  Raya  Keagamaan  bagi  Pekerja/Buruh  di
              Perusahaan. Dia meminta perusahaan agar waktu pembayaran THR Keagamaan dilakukan paling
              lama tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

              "Saya tekankan bahwa THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lama tujuh hari sebelum hari
              raya keagamaan pekerja/buruh yang bersangkutan," ujarnya.

              Adapun dalam pelaksanaannya, pembayaran THR Keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh
              yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih. THR Keagamaan
              juga  diberikan  kepada  pekerja/buruh  yang  mempunyai  hubungan  kerja  dengan  pengusaha
              berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu.

              Terkait jumlah besaran, bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus
              menerus atau lebih, THR diberikan dengan ketentuan sebesar 1 bulan upah. Sementara bagi
              pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus, tetapi
              kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan masa kerja
              dibagi 12 bulan kemudian dikali satu bulan upah.

              Adapun  bagi  pekerja/buruh  yang  bekerja  berdasarkan  perjanjian  kerja  harian  yang  telah
              mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah
              yang diterima selama 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.
              Sedangkan bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, upah
              satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

              Selanjutnya, dalam SE juga dijelaskan bagi perusahaan yang masih terdampak pandemi Covid-
              19 dan berakibat tidak mampu memberikan THR Keagamaan tahun 2021 sesuai waktu yang
              ditentukan dalam peraturan perundang-undangan, Ida meminta Gubernur dan Bupati/Wali kota

                                                           477
   473   474   475   476   477   478   479   480   481   482   483