Page 480 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 480
Judul Menaker Ida Terbitkan Surat Edaran, THR Wajib Dibayar Paling Lambat
7 Hari Sebelum Hari Raya
Nama Media halosemarang.id
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://halosemarang.id/menaker-ida-terbitkan-surat-edaran-thr-wajib-
dibayar-paling-lambat-7-hari-sebelum-hari-raya
Jurnalis Margareta Mawardi
Tanggal 2021-04-12 16:18:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pemberian THR Keagamaan, merupakan
kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha, kepada pekerja atau buruh. Pemberian THR
Keagamaan bagi pekerja atau buruh, merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan mereka dan
keluarganya, dalam merayakan hari raya keagamaan. Secara khusus, dalam masa pemulihan
ekonomi ini, THR tentu dapat menstimulus konsumsi masyarakat, sehingga mendorong
pertumbuhan ekonomi
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya tekankan bahwa THR Keagamaan wajib
dibayarkan paling lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan pekerja/buruh yang bersangkutan
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kesepakatan tersebut dibuat secara tertulis
dan memuat waktu pembayaran THR Keagamaan, dengan syarat paling lambat dibayar sampai
sebelum Hari Raya Keagamaan tahun 2021 pekerja/buruh yang bersangkutan
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Perusahaan yang melakukan kesepakatan
dengan pekerja atau buruh agar melaporkan hasil kesepakatan kepada dinas yang
menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Ketenagakerjaan setempat
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kami juga meminta Gubernur dan Bupati/Wali
kota agar melaporkan data pelaksanaan THR Keagamaan tahun 2021 di perusahaan dan tindak
lanjut yang telah dilakukan kepada Kementerian Ketenagakerjaan
Ringkasan
Pemerintah mewajibkan para pengusaha, untuk membayarkan tunjangan hari raya (THR)
keagamaan, paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan tersebut. Penegasan itu
disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, dalam keterangan pers secara virtual,
Senin (12/4). Berkaitan dengan pemberian THR tersebut, Menteri Ida telah menerbitkan Surat
Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021.
479

