Page 537 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 537

Seperti  diketahui,  THR  sendiri  merupakan  kewajiban  yang  harus  diberikan  oleh  pengusaha
              kepada  karyawan  atau  buruh.  Adapun,  dalam  pelaksanannya,  pembayaran  THR  Keagamaan
              diberikan kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus
              atau lebih. THR Keagamaan juga diberikan kepada pekerja/buruh yang mempunyai hubungan
              kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja
              waktu tertentu.

              "Pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha
              kepada pekerja/buruh," jelasnya.

              Ida  menuturkan  pemberian  THR  Keagamaan  bagi  pekerja/buruh  merupakan  upaya  untuk
              memenuhi kebutuhan pekerja/buruh dan keluarganya dalam merayakan hari raya keagamaan.
              Secara khusus, dalam masa pemulihan ekonomi ini, THR tentu dapat menstimulus konsumsi
              masyarkat yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

              Adapun dalam pelaksanannya, pembayaran THR Keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh
              yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus atau lebih. THR Keagamaan
              juga  diberikan  kepada  pekerja/buruh  yang  mempunyai  hubungan  kerja  dengan  pengusaha
              berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu.

              Terkait jumlah besaran, bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus
              menerus atau lebih, THR diberikan dengan ketentuan sebesar 1 bulan upah. Sementara bagi
              pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus, tetapi kurang
              dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan masa kerja dibagi
              12 bulan kemudian dikali 1 bulan upah.

              Adapun  bagi  pekerja/buruh  yang  bekerja  berdasarkan  perjanjian  kerja  harian  yang  telah
              mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah
              yang  diterima  selama  12  bulan  terakhir  sebelum  hari  raya  keagamaan.  Sedangkan  bagi
              pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, upah 1 bulan dihitung
              berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.




































                                                           536
   532   533   534   535   536   537   538   539   540   541   542