Page 541 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 541

"Untuk itu diperlukan komitmen para pengusaha untuk membayar THR secara penuh dan tepat
              waktu," kata dia saat konferensi pers, Senin, 12 April 2021.
              Aturan itu telah dimuat dalam Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021. SE ini terbitkan
              ditegaskannya  berdasarkan  Lembaga  Kerja  Sama  (LKS)  Tripartit  Nasional,  tim  kerja  dewan
              pengupahan nasional dan komunikasi dengan pengusaha dan serikat pekerja.

              Ida menegaskan, batas waktu yang telah ditetapkan untuk membayar THR adalah 7 hari sebelum
              hari raya keagamaan Idul Fitri berlangsung. Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor
              36 Tahun 2021 dan Permenaker Nomor 6 tahun 2016.

              Ida juga menekankan, pada 2020 pemerintah juga telah memberikan ruang dalam keuangan
              perusahaan bahwa pembayaran THR kala itu diperbolehkan untuk bayar secara bertahap atau
              dicicil. Selain itu, boleh ditetapkan berdasarkan dialog antara pengusaha dan pekerjanya.

              "Pada 2020 Kemnaker telah memberi pelonggaran ke perusahaan yang tidak mampu membayar
              THR keagamaan pada waktu yang ditentukan perundang-undangan," paparnya.

              Saat  itu  Ida  mengatakan  karena  perekonomian  sangat  tertekan  akibat  pandem  Covid-19.
              Namun, saat ini ditegaskannya perekonomian telah mulai membaik dan aktivitas masyarakat
              sudah mulai bergerak.

              "Awal tahun 2021 roda perekonomian sudah mulai bergerak serta kegiatan masyarakat juga
              sudah mulai kembali berjalan meski secara terbatas menuju ke arah pemulihan," ucapnya.















































                                                           540
   536   537   538   539   540   541   542   543   544   545   546