Page 560 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 560
Judul Ida Fauziyah Beri Kabar Kurang Baik: Masih Ada 103 Perusahaan yang
Belum Bayar THR 2020
Nama Media voi.id
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://voi.id/ekonomi/43735/ida-fauziyah-beri-kabar-kurang-baik-
masih-ada-103-perusahaan-yang-belum-bayar-thr-2020
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-12 15:07:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Terdapat 103 perusahaan lainnya sedang
dalam proses pemeriksaan, pengawasan, dan pemanggilan dinas untuk pelaksanaan nota
pemeriksaan satu dan dua. Beberapa di antaranya terkait permasalahan perselisihan hubungan
industrial yang lagi berproses
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pertimbangannya pada waktu itu adalah
pertimbangan kelangsungan usaha dan kebutuhan pekerja atau buruh atas pemenuhan
kebutuhan THR
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) THR keagamaan merupakan pendapatan non
upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lambat 7 hari
sebelum hari raya keagamaan tersebut tiba. Kami mohon kerja sama kepada kepala daerah
untuk memastikan perusahaan membayar THR keagamaan kepada pekerja atau buruh sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Laporan keuangan 2 tahun terakhir. Kalau
ada perusahaan yang tidak memiliki kemampuan membayar sesuai dengan ketentuan tersebut,
maka dia harus melaporkan pembicaraan bipartit nya kepada dinas ketenagakerjaan sebelum H-
7, karena kelonggaran yang diberikan hanya sampai H-1 Hari Raya Idul Fitri
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan berdasarkan rekapitulasi akhir per 4 Juni
2020, pihaknya menerima 410 laporan pengaduan terkait dengan pembayaran tunjangan hari
raya (THR) Idulfitri tahun lalu. Dari jumlah tersebut, 307 perusahaan sudah selesai melalui
pemeriksaan dan melakukan pembayaran THR. "Terdapat 103 perusahaan lainnya sedang dalam
proses pemeriksaan, pengawasan, dan pemanggilan dinas untuk pelaksanaan nota pemeriksaan
satu dan dua. Beberapa di antaranya terkait permasalahan perselisihan hubungan industrial yang
lagi berproses," kata Ida Fauziyah dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 12 April.
559

