Page 620 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 620

Kemnaker,  melalui  Dinas  Ketenagakerjaan  (Disnaker),  pun  sedang  melakukan  pemeriksaan
              terhadap perusahaan-perusahaan tersebut agar segera menyelesaikan kewajibannya membayar
              THR.

              "Ada 103 perusahaan yang sedang dalam proses pengawasan dan pemanggilan dinas untuk
              pelaksanaan  nota  pemeriksaan  satu  dan  dua.  Beberapa  di  antaranya  terkait  permasalahan
              perselisihan hubungan industrial yang lagi berproses sesuai mekanisme di pembinaan hubungan
              industrial," ucap Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, dalam konferensi pers secara
              virtual, Senin (12/4).

              Data Kemnaker menunjukkan, ada 410 pengaduan mengenai pembayaran THR Idul Fitri tahun
              2020.  Dari  laporan  tersebut,  terdapat  307  perusahaan  yang  sudah  selesai  melakukan
              pembayaran dan 103 perusahaan belum menyelesaikan kewajiban pembayaran THR.

              Ida mengatakan, pada 2020, pihaknya telah memberikan kelonggaran bagi perusahaan yang
              tidak  mampu  membayar  THR  keagamaan  pada  waktu  yang  ditentukan  sesuai  ketentuan
              peraturan perundang-undangan.

              Tujuannya  agar  dialog  dilakukan  antara  pengusaha  dan  pekerja,  atau  buruh  dengan
              menyepakati  pembayaran  THR yang dilakukan  secara  bertahap.  Hal  ini sesuai  dengan  Surat
              Edaran  Menaker  Nomor  6  Tahun  2020  dengan  pertimbangan  kelangsungan  usaha  dan
              kebutuhan pekerja, atau buruh atas pemenuhan pembayaran THR.

              Sejak  tahun  2020,  pemerintah  telah  melakukan  sejumlah  kebijakan  untuk  mendorong
              perekonomian untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19.

              "Roda  perekonomian  sudah  mulai  bergerak,  kegiatan  masyarakat  dan  kegiatan  ekonomi
              masyarakat juga sudah mulai membaik kembali. Meski secara terbatas, sudah menuju ke arah
              pemulihan ekonomi dan kembali ke zona positif pertumbuhan ekonom nasional," ucapnya.

              Denda THR 2021 Sementara itu, untuk pelaksanaan tahun 2021, bagi pengusaha yang terlambat
              membayar THR kepada buruh dikenakan denda sebesar 5% dari total THR yang harus dibayar.
              Pengenaan  denda  tidak  mengurangi  kewajiban  pengusaha  untuk  tetap  membayarkan  THR
              keagamaan.

              Ida mengatakan, berdasarkan Peraturan Pemerintah No 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan,
              disebutkan pengusaha yang tidak membayar THR dikenakan sanksi administratif berupa teguran
              tertulis,  pembatasan  kegiatan  usaha,  penghentian  sementara  sebagian,  atau  seluruh  alat
              produksi, serta pembekuan kegiatan usaha.

              "Pengenaan  sanksi  administratif  tidak  menghilangkan  kewajiban  pengusaha  atas  denda
              keterlambatan membayar THR keagamaan sebagaimana diatur dalam peraturan," ucapnya.

              Pelaksanaan  THR  berdasarkan  Peraturan  Pemerintah  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan
              Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

              Menaker pun meminta kepada perusahaan agar waktu pembayaran THR dilakukan paling lama
              tujuh hari sebelum hari raya keagamaan. "Perusahaan harus memberikan THR paling lambat
              tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri," ucap Ida.

              Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id).





                                                           619
   615   616   617   618   619   620   621   622   623   624   625