Page 665 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 665
Judul Perusahaan Telat Bayar THR Buruh Bisa Kena Sanksi Hingga
Pembekuan Usaha
Nama Media merdeka.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://www.merdeka.com/uang/perusahaan-telat-bayar-thr-buruh-
bisa-kena-sanksi-hingga-pembekuan-usaha.html
Jurnalis Sulaeman
Tanggal 2021-04-12 12:57:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Denda 5 persen dari total THR harus di
bayarkan saat berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya kira itu ya sama
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pemberian THR itu diberikan H- 7 sebelum
pelaksanaan (Idul Fitri 1442 Hijriah)
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kami mohon kerja sama kepala daerah untuk
memastikan perusahaan membayar THR Keagamaan kepada buruh sesuai peraturan
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah memberikan ultimatum bagi perusahaan yang telat
membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan hingga H-7 Idul Fitri 2021. Yakni berupa
pemberian denda hingga sanksi administrasi bagi perusahaan bandel tersebut.
Terkait denda, perusahaan diwajibkan membayar 5 persen dari nilai THR yang harus dibayarkan
kepada pekerja atau buruh. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan
Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya
Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan "Denda 5 persen dari total THR harus di bayarkan
saat berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar," ucapnya dalam acara
konferensi pers tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021, Senin (12/4).
664

