Page 714 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 714

Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah menerima sebanyak 683 laporan pengaduan terkait
              dengan persoalan ketenagakerjaan. Dari total tersebut, 410 laporan di antaranya terkait dengan
              pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Idul Fitri 2020 lalu. "Saya mau sampaikan,
              berdasarkan  data  rekapitulasi  akhir  dari  4  Juni  2020  yang  masuk  Kemnaker  jumlah
              pengaduannya  683  kasus.  Setelah  kami  memilih  ternyata  hanya  410  kasus  yang  terkait
              pengaduan THR ldul Fitri (2020) yang perlu mendapat tindak lanjut," ungkap dia dalam acara
              konferensi pers tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021, Senin (12/4).



              MENAKER CATAT 103 PERUSAHAAN MASIH TUNGGAK PEMBAYARAN THR TAHUN
              2020

              Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah menerima sebanyak 683 laporan pengaduan terkait
              dengan persoalan ketenagakerjaan. Dari total tersebut, 410 laporan di antaranya terkait dengan
              pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Idul Fitri 2020 lalu.

              "Saya  mau  sampaikan,  berdasarkan  data  rekapitulasi  akhir  dari  4  Juni  2020  yang  masuk
              Kemnaker jumlah pengaduannya 683 kasus. Setelah kami memilih ternyata hanya 410 kasus
              yang terkait pengaduan THR ldul Fitri (2020) yang perlu mendapat tindak lanjut," ungkap dia
              dalam  acara  konferensi  pers  tentang  Tunjangan  Hari  Raya  Keagamaan  Tahun  2021,  Senin
              (12/4).

              Menaker  Ida  merinci,  dari  410  laporan  terkait  pembayaran  THR  Keagamaan  tersebut,  307
              perusahaan  telah  membayarkan  kewajibannya  kepada  buruh.  Kepastian  pembayaran  itu
              diperoleh  setelah  rampungnya  proses  pemeriksaan  dan  pembinaan  oleh  Kementerian
              Ketenagakerjaan.

              "Artinya perusahaan sudah melakukan pembayaran THR baik yang terlambat, tertunda, atau
              (nilai) mendekati sesuai atau tidak sesuai THR. Jadi, ada 307 perusahaan," ungkapnya.

              Sedangkan,  103  perusahaan  lainnya  masih  dalam  proses  pemeriksaan,  pengawasan,  dan
              pemanggilan dinas oleh Kementerian Ketenagakerjaan hingga saat ini. Hal ini dilakukan untuk
              pelaksanaan  nota  pemeriksaan  satu  dan  dua  sesuai  dengan  aturan  ketenagakerjaan  yang
              berlaku.

              "Beberapa di antaranya berkaitan dengan persoalan hubungan industrial yang lagi berproses
              sesuai  mekanisme.  Saya  kira  itu  update  pelaksanaan  pembayaran  THR  Keagamaan  sampai
              2021," bebernya.

              Aduan Kecurangan Sebelumnya, Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar menemukan
              banyak  aduan  kecurangan  pemberian  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  tahun  2020  yang  belum
              dituntaskan oleh pemerintah. Padahal pemerintah, asosiasi dan juga badan pengawas sudah
              menyerukan pemberian THR segera dilakukan H-7 sebelum hari raya.

              "Persoalan pembayaran THR yang terjadi tiap tahun tersebut tentunya harus menjadi perhatian
              penuh    Pemerintah    khususnya     Kementerian     Ketenagakerjaan    sebagai    Pengawas
              Ketenagakerjaan," ujarnya kepada merdeka.com, Jakarta, Senin (5/4).

              Timboel mengatakan, sebenarnya pada saat kondisi tidak ada pandemi Covid-19 pun, seruan
              untuk membayar THR sering disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Ketua Apindo, Ketua Kadin,
              dan sebagainya di media-media.




                                                           713
   709   710   711   712   713   714   715   716   717   718   719