Page 806 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 806

positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) jelas Menaker Ida. Pembahasan THR pun
              dilakukan dengan melibatkan saran dan masukan dari Dewan Pengupahan Nasional, sehingga
              nanti diharapkan dapat menghasilkan keputusan terbaik



              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memastikan skema pembayaran Tunjangan Hari Raya (
              THR ) Keagamaan 2021 dilakukan secara penuh dan tepat waktu. Mengingat pemberian THR
              merupakan  upaya  untuk  memenuhi  kebutuhan  pekerja  atau  buruh  dan  keluarganya  dalam
              merayakan hari raya keagamaan.



              TOK, THR LEBARAN 2021 WAJIB DIBAYAR PENUH

              Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memastikan skema pembayaran Tunjangan Hari
              Raya ( THR ) Keagamaan 2021 dilakukan secara penuh dan tepat waktu. Mengingat pemberian
              THR merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan pekerja atau buruh dan keluarganya dalam
              merayakan hari raya keagamaan.

              "Momen  keagamaan  ini  tidak  hanya  ditunggu  umat  Islam  untuk  beribadah  selama  sebulan
              penuh, namun juga yang ditunggu THR Keagamaan. Saya kira juga dinanti oleh teman-teman
              buruh dan pekerja di tanah air untuk memenuhi kebutuhan para pekerja dan keluarganya dalam
              merayakan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah," ungkapnya dalam acara konferensi pers tentang
              Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021, Senin (12/4).

              Menaker  Ida  bilang,  keputusan  untuk  merestui  pembayaran  THR  tahun  ini  dilakukan  secara
              penuh  lantaran  pemerintah  telah  berupaya  maksimal  dalam  memberikan  berbagai  insentif
              terhadap pelaku usaha selama pandemi Covid-19 berlangsung.

              "Sebagaimana  kita  ketahui  bersama  pemerintah  sudah  memberikan  dalam  berbagai  bentuk
              dukungan kepada pengusaha untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19," ucapnya.

              Tak  hanya  itu,  pada  tahun  2020  lalu  Kementerian  Ketenagakerjaan  juga  telah  memberikan
              kelonggaran  bagi  perusahaan  yang  tidak  mampu  membayar  THR.  Diantaranya  dengan  cara
              boleh dicicil.

              "Waktu itu pertimbangannya adalah kelangsungan usaha," bebernya.

              Dia menilai, saat ini, kondisi mayoritas pelaku usaha di tanah air telah menunjukkan adanya
              perbaikan  ketimbang  tahun  2020  lalu.  Menyusul  adanya  sejumlah  intensif  dan  kelonggaran
              dalam pembayaran THR keagamaan tahun 2020.

              "Nah alhamdulilah pemerintah lakukan banyak hal, roda perekonomian mulai bergerak, kegiatan
              ekonomi masyarakat sudah membaik, meski terbatas tapi menuju ke pemulihan ekonomi zona
              positif," ucapnya. Untuk itu, diperlukan komitmen para pengusaha dalam membantu pemerintah
              mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional. (Seperti) untuk membayar THR secara penuh
              kepada para pekerja atau, buruh," kata dia menekankan.

              Reporter: Sulaeman Sumber: Merdeka.com Pemerintah terus berkomitmen menjaga momentum
              pertumbuhan ekonomi nasional di tengah kondisi pandemi Covid-19. Salah satunya mendorong
              permintaan atau konsumsi dalam negeri.

              Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hattarto mengatakan, untuk mendorong konsumsi
              dalam negeri pada saat menjelang Lebaran adalah pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Untuk
                                                           805
   801   802   803   804   805   806   807   808   809   810   811