Page 849 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 849

Judul               Pengusaha Wajib Bayar THR pada H-7 Lebaran
                Nama Media          hariansinggalang.co.id
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         https://hariansinggalang.co.id/pengusaha-wajib-bayar-thr-pada-h-7-
                                    lebaran/
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-04-12 04:37:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000
                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengeluarkan Surat Edaran Menaker Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun
              2021  Bagi  Pekerja/Buruh  di  Perusahaan.  Pemberian  THR  bagi  pekerja  merupakan  upaya
              memenuhi  kebutuhan  pekerja  dan  keluarganya  dalam  merayakan  Hari  Raya  Keagamaan.
              “Berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menaker Nomor 6
              tahun 2016 tentang THR bagi pekerja  di perusahaan, pemberian THR merupakan kewajiban
              yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja,” ujar Ida dalam konferensi pers virtual
              di Jakarta, Senin (12/4/2021).



              PENGUSAHA WAJIB BAYAR THR PADA H-7 LEBARAN
              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengeluarkan Surat Edaran Menaker Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun
              2021  Bagi  Pekerja/Buruh  di  Perusahaan.  Pemberian  THR  bagi  pekerja  merupakan  upaya
              memenuhi kebutuhan pekerja dan keluarganya dalam merayakan Hari Raya Keagamaan.

              “Berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menaker Nomor 6
              tahun 2016 tentang THR bagi pekerja di perusahaan, pemberian THR merupakan kewajiban
              yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja,” ujar Ida dalam konferensi pers virtual
              di Jakarta, Senin (12/4/2021).

              Berdasarkan kedua aturan tersebut, THR dilaksanakan dengan memperhatikan beberapa hal.

              “Pertama, THR Keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja
              satu bulan secara terus menerus atau lebih dan THR Keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh
              yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak
              tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu,” jelas Ida.

              Dia pun menjelaskan terkait besaran THR yang kemudian diperoleh oleh pekerja/buruh. Bagi
              pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, diberikan
              THR sebesar 1 bulan upah. Bagi pekerja yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara

                                                           848
   844   845   846   847   848   849   850   851   852   853   854