Page 852 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 852
Rencana itu disampaikan oleh Direktur Pengupahan Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan
Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Dinar Titus Jogaswitan, akhir pekan lalu.
Selain itu, rencana pengumuman juga diketahui dari undangan Konferensi Pers tentang
Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 dari Kemenaker yang akan digelar Senin (12/9)
pukul 09.00 ini. Titus menambahkan dalam pengumuman aturan itu bakal ada perbedaan aturan
THR antara tahun ini dengan 2020 lalu.
Salah satunya, sektor usaha yang akan diperbolehkan untuk mencicil pembayaran THR kepada
buruh. Ia mengatakan izin mencicil hanya akan diberikan kepada sektor tertentu.
"Insyallah Senin akan diumumkan oleh Bu Menteri (Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah),"
ucapnya.
Untuk sektor yang di luar terdampak covid-19, ia memastikan bahwa tahun ini THR wajib
dibayarkan penuh dan tepat waktu.
"Sedang disusun drafnya. Sepertinya berubah (dari tahun lalu)" jelas Dinar.
Diketahui sebelumnya, pemerintah melalui Kantor Menko Perekonomian mewajibkan semua
perusahaan swasta membayarkan tunjangan hari raya (THR) buruh mereka secara penuh pada
lebaran tahun ini.
Hal ini lantaran pemerintah telah menggelontorkan banyak stimulus untuk sektor swasta selama
masa pandemi covid-19.
"Pemerintah mewajibkan teman-teman dari perusahaan dunia swasta bayar penuh untuk
karyawannya pada Ramadan tahun ini," ungkap Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang
Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam Rapat Koordinasi Teknis Perhubungan Darat Tahun
2021.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengestimasikan
terdapat perputaran dana di pasar hingga Rp215 triliun dari pembayaran THR perusahaan
kepada karyawan tahun ini.
Dirinya berharap THR akan mendorong konsumsi masyarakat jelang Lebaran tahun ini. Jika
konsumsi meningkat, ia berharap dampaknya akan positif untuk pertumbuhan ekonomi.
Pasalnya, konsumsi masyarakat menjadi kontribusi utama dalam pembentukan produk domestik
bruto (PDB).
(wol/cnnindonesia/ari/d2).
851

