Page 857 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 857
Judul Menaker Ingatkan, Pengusaha Kena Denda dan Sanksi Jika Tak Bayar
THR - AEOmedia
Nama Media aeomedia.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://www.aeomedia.com/12/79587/menaker-ingatkan-pengusaha-
kena-denda-dan-sanksi-jika-tak-bayar-thr-aeomedia/
Jurnalis Dony
Tanggal 2021-04-12 00:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauizyah (Menaker) Saya tekankan bahwa THR Keagamaan wajib dibayarkan
paling lama tujuh hari sebelum hari raya keagamaan pekerja atau buruh yang bersangkutan
negative - Ida Fauizyah (Menaker) Pengusaha yang terlambat membayar THR keagamaan
kepada pekerja atau buruh dikenai denda sebesar lima persen dari total THR yang harus dibayar
sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauizyah mengingatkan para pengusaha tentang denda
dan sanksi yang dikenakan jika tidak melakukan kewajiban membayar tunjangan hari raya
kepada karyawannya. "Saya tekankan bahwa THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lama
tujuh hari sebelum hari raya keagamaan pekerja atau buruh yang bersangkutan," kata dia dalam
konferensi pers virtual Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang dipantau dari Jakarta
pada Senin (12/4), seperti dikutip dari Antara.
MENAKER INGATKAN, PENGUSAHA KENA DENDA DAN SANKSI JIKA TAK BAYAR
THR - AEOMEDIA
AEOmedia.com : Kami merangkum informasi ini dari Beragam sumber untuk kami sajikan ke
pengunjung setia kami dengan judul Menaker Ingatkan, Pengusaha Kena Denda dan Sanksi Jika
Tak Bayar THR.
- - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauizyah mengingatkan para pengusaha tentang
denda dan sanksi yang dikenakan jika tidak melakukan kewajiban membayar tunjangan hari raya
kepada karyawannya.
"Saya tekankan bahwa THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lama tujuh hari sebelum hari
raya keagamaan pekerja atau buruh yang bersangkutan," kata dia dalam konferensi pers virtual
856

