Page 148 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 148

MENAKER IDA APRESIASI KONTRIBUSI BIO FARMA JAGA KETERSEDIAAN VAKSIN
              COVID-19

              Menaker Ida Apresiasi Kontribusi Bio Farma Jaga Ketersediaan Vaksin Covid-19 Aris Kurniawan
              Rabu, 14 Juli 2021 - 18:24 WIB loading.

              Menaker Ida Fauziyah mengapresiasi PT Bio Farma (Persero) dalam memastikan ketersediaan
              alokasi vaksin bagi seluruh kelompok sasaran yang telah ditetapkan Pemerintah.

              BANDUNG  -  Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah  menyampaikan  apresiasi  dan
              dukungan  atas kontribusi  maksimal PT  Bio  Farma  (Persero)  dalam  memastikan  ketersediaan
              alokasi vaksin bagi seluruh kelompok sasaran (target group) yang telah ditetapkan Pemerintah.

              Hal  tersebut  disampaikan  Menaker  Ida  Fauziyah  saat  meninjau  PT  Bio  Farma  (Persero)  di
              Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021). Dalam kesempatan tersebut dia mengatakan bahwa
              Pemerintah juga memberikan dukungan terhadap pentingnya percepatan pelaksanaan program
              Vaksinasi Gotong Royong dalam mempercepat herd immunity di dunia usaha dan industri.

              "Percepatan  program  Vaksinasi  Gotong  Royong  sangat  diharapkan.  Ini  dikarenakan,  masih
              banyak  perusahaan  yang  menunggu  alokasi  Vaksinasi  Gotong  Royong  tersebut  agar  segera
              dapat diberikan kepada karyawan dan keluarga mereka," katanya.

              Selain itu, dengan dilakukannya vaksinasi bagi para pekerja, proses produksi dan produktivitas
              para pekerja juga diharapkan dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman. Sehingga pada
              gilirannya dapat turut memicu pemulihan ekonomi nasional.

              "Kami harapkan, para pekerja baik di lingkungan industri, pabrik, maupun perusahaan, akan bisa
              bekerja lebih produktif serta terhindar penyebaran Covid-19," ucap Menaker Ida.

              Menurutnya,  perlu  adanya  tambahan  alokasi  vaksin  bagi  daerah-daerah  yang  menjadi
              konsentrasi  industri  padat  karya  seperti  penambahan  alokasi  15.000  vaksin  di  Banten,  Jawa
              Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

              Dalam  kunjungan  ini,  Menaker  Ida  Fauziyah  juga  menyerahkan  manfaat  Jaminan  Kematian
              (JKM) kepada penerima manfaat dari PT Bio Farma (Persero) atas nama Novilia Sjafri Bachtiar
              dan Dede Wahyu.

              "Mengingat keahlian dan keterampilan yang almarhumah miliki, ini merupakan kehilangan yang
              sangat besar bagi bangsa Indonesia, tidak hanya bagi PT Bio Farma (Persero)," katanya.

              Adapun bantuan beasiswa bagi ahli waris kedua penerima manfaat tersebut adalah, pertama a.n
              Novilia  Sjafri  Bachtiar,  berupa  JHT  sebesar  Rp105,2  juta,  JKM  Rp42  juta,  Jaminan  Pensiun
              Berkala minimal Rp356 ribu per bulan, estimasi beasiswa anak kedua usia kuliah Rp12 juta dan
              anak ketiga usia kuliah Rp12 juta.

              Kedua  a.n  Dede  Wahyu,  berupa  JHT  sebesar  Rp78,6  juta,  JKM  Rp42  juta,  Jaminan  Pensiun
              Berkala minimal Rp356.600 per bulan, estimasi beasiswa anak pertama usia kuliah Rp12 jutr,
              dan anak kedua usia SD Rp1,5 juta. CM (ars).




                                                           147
   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153