Page 175 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 175

untuk menerbitkan aturan mengenai penafsiran kerja dari rumah atau Work From Home (WFH)
              agar tidak terjadi perbedaan pandangan.



              PEMERINTAH CEGAH PHK DAN SELAMATKAN PERUSAHAAN AKIBAT PPKM
              DARURAT

              JAKARTA  -  Pemerintah  terus  menyusun  langkah-langkah  untuk  bisa  mencegah  pemutusan
              hubungan kerja (PHK) karyawan dan upaya menyelamatkan perusahaan akibat Pembelakuan
              Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

              Juru  Bicara  Kementerian  Komunikasi  dan  Informatika  (Kominfo)  Dedy  Permadi  mengatakan
              Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
              telah meminta Menteri Ketenagakerjaan untuk menerbitkan aturan mengenai penafsiran kerja
              dari rumah atau Work From Home (WFH) agar tidak terjadi perbedaan pandangan.

              Aturan itu juga diminta menjelaskan definisi "dirumahkan" yang berpotensi berdampak pada
              pengurangan upah buruh dan pekerja.

              "Kebijakan  ini  diambil  dengan  mempertimbangkan  bahwa  banyak  pekerja  yang  terancam
              mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan. Untuk itu, saat ini pemerintah
              sedang dengan serius menyusun langkah-langkah untuk menghindari PHK karyawan dan di saat
              bersamaan  menyelamatkan  perusahaan,"  kata  Dedy  dalam  keterangan  pers  harian  PPKM
              Darurat, Rabu (14/7/2021).

              Menteri Ketenagakerjaan juga telah mengeluarkan surat edaran untuk mendukung pelaksanaan
              PPKM Darurat yang efektif di lingkungan kerja.

              Surat  edaran  itu  meliputi  upaya  vaksinasi,  pengadaan  masker  dan  perlengkapan  kesehatan,
              penyediaan sarana isolasi mandiri dan sebagainya.

              Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
              meminta agar jam kerja bagi para buruh atau pekerja diperketat menyusul masih banyaknya
              zona merah, khususnya di tempat industri beroperasi.

              Luhut  pun  mengusulkan  kepada  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  agar  menerapkan
              mekanisme sehari kerja, sehari di rumah.

              "Kalau seharusnya dia bekerja sebulan 30 hari, ini jadi 15 hari. Jadi sehari di rumah, sehari di
              tempat  kerja.  Ini  juga  pada  prinsipnya  untuk  menghindari  para  pekerja/buruh  tersebut
              'dirumahkan'," ungkap Luhut.

              Luhut juga telah mengatur pembicaraan dengan Menteri Keuangan dan Menko Perekonomian
              untuk bisa meringankan beban pihak-pihak yang terdampak PPKM darurat.

              "Saya sudah atur pembicaraan dengan Ibu Menteri Keuangan dan Menko Perekonomian, soal
              bagaimana kita coba meringankan ini. Tentu kita akan cari masukan. Saya sudah bicara juga
              dengan beberapa teman-teman pengusaha, Kadin misalnya, untuk mengatasi ini," katanya.

              (E-3).

                                                           174
   170   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180