Page 218 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 218
Judul Wacana Buruh Hanya 15 Hari Kerja, Aprisindo: Beban Pengusaha
Makin Berat
Nama Media beritasatu.com
Newstrend PPKM Darurat
Halaman/URL https://www.beritasatu.com/ekonomi/800533/wacana-buruh-hanya-
15-hari-kerja-aprisindo-beban-pengusaha-makin-berat
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-07-14 18:05:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
positive - Firman Bakrie (Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo)) Kita ini
kan industri padat karya yang orientasi ekspor. Kita berharap pekerja bagian produksinya bisa
bekerja 100%, kalau untuk staf mungkin bisa bekerja dari rumah
negative - Firman Bakrie (Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo)) Untuk
100% saja sudah sudah, apalagi kalau kemudian harus 15 hari kerja, artinya kan 50% kerja.
Kalau seperti ini, sama saja mengalihkan bebannya ke pengusaha, jadi tidak boleh melakukan
PHK di masa pandemi, tetapi karyawannya juga tidak bisa masuk. Ini sangat berat bagi pelaku
usaha kalau solusinya seperti itu
negative - Firman Bakrie (Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo)) Kalau
kita mengirim lewat udara, nambahnya banyak sekali. Per pasang sepatu bebannya bisa sampai
US$ 7. Padahal ekspor kita sampai jutaan pasang sepatu. Selama ini kan kita kirimnya lewat
kapal. Kalau sudah lewat deadline, terpaksa harus lewat udara. Akhirnya beban yang ditanggung
perusahaan semakin besar
Ringkasan
Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakrie menilai usulan
buruh hanya bekerja 15 hari dalam sebulan sangat berat untuk dijalankan. Apalagi untuk industri
padat karya yang juga berkejaran dengan waktu untuk memenuhi pesanan para buyer. Usulan
ini sebelumnya disampaikan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Ia meminta
217

