Page 213 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 213

MENAKER IDA APRESIASI KONTRIBUSI BIO FARMA JAGA KETERSEDIAAN VAKSIN
              COVID-19

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas
              kontribusi maksimal PT Bio Farma (Persero) dalam memastikan ketersediaan alokasi vaksin bagi
              seluruh kelompok sasaran (target group) yang telah ditetapkan pemerintah.

              Hal  tersebut  disampaikan  Menaker  Ida  Fauziyah  saat  meninjau  PT  Bio  Farma  (Persero)  di
              Bandung,  Jawa  Barat,  Rabu  (14/7).  Dalam  kesempatan  tersebut,  Menaker  Ida  mengatakan
              bahwa pemerintah juga memberikan dukungan terhadap pentingnya percepatan pelaksanaan
              program  vaksinasi  gotong  royong  dalam  mempercepat  herd  immunity  di  dunia  usaha  dan
              industri.

              "Percepatan program vaksin gotong royong sangat diharapkan. Ini dikarenakan, masih banyak
              perusahaan yang menunggu alokasi vaksin gotong royong tersebut agar segera dapat diberikan
              kepada karyawan dan keluarga mereka," kata Menaker Ida.


              Selain itu, dengan dilakukannya vaksinasi bagi para pekerja, proses produksi dan produktivitas
              para pekerja juga diharapkan dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman. Sehingga pada
              gilirannya dapat turut memicu pemulihan ekonomi nasional.

              "Kami harapkan, para pekerja baik di lingkungan industri, pabrik, maupun perusahaan, akan bisa
              bekerja lebih produktif serta terhindar penyebaran Covid-19," ucap Menaker Ida.

              Menurutnya,  perlu  adanya  tambahan  alokasi  vaksin  bagi  daerah-daerah  yang  menjadi
              konsentrasi industri padat karya seperti penambahan alokasi 15.000 vaksin di Provinsi Banten,
              Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

              Dalam  kunjungan  ini,  Menaker  Ida  Fauziyah  juga  menyerahkan  manfaat  Jaminan  Kematian
              (JKM) kepada penerima manfaat dari PT Bio Farma (Persero) atas nama Novilia Sjafri Bachtiar
              dan Dede Wahyu.


              "Mengingat keahlian dan keterampilan yang almarhumah miliki, ini merupakan kehilangan yang
              sangat besar bagi bangsa Indonesia, tidak hanya bagi PT Bio Farma (Persero)," katanya.

              Adapun, bantuan beasiswa bagi ahli waris kedua penerima manfaat tersebut adalah pertama,
              a.n  Novilia  Sjafri  Bachtiar,  berupa  JHT  sebesar  Rp105.263.506,  JKM  Rp42.000.000,  Jaminan
              Pensiun  Berkala  minimal  Rp356.600  /  bulan,  estimasi  beasiswa  anak  kedua  usia  kuliah
              Rp12.000.000, dan anak ketiga usia kuliah Rp12.000.000.


              Kedua, a.n Dede Wahyu, berupa JHT sebesar Rp78.676.062, JKM Rp 42.000.00, Jaminan Pensiun
              Berkala minimal Rp356.600/bulan, estimasi beasiswa anak pertama usia kuliah Rp12.000.000,
              dan anak kedua usia SD Rp1.500.000.

              [hhw].








                                                           212
   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217   218