Page 25 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 25

Indonesia  (APPBI).  "Untuk  melihat  tenant  atau  pengusaha  atau  penyewa  mana  yang
              mendapatkan prioritas," tutur Bhima.
              Sementara  itu,  Ekonom  Center  of  Reform  on  Economics  (CORE)  Indonesia  Yusuf  Rendy
              menyebutkan subsidi listrik masih sangat memungkinkan untuk diberikan kepada industri.

              Untuk  subsidi  listrik,  ia  menghitung,  pemerintah  perlu  menggelontorkan  tambahan  bantuan
              sekitar Rp10 triliun-Rp15 triliun untuk pengusaha.

              "Angka kisaran ini saya dapat dari realisasi subsidi listrik yang diberikan pemerintah tahun lalu
              yang mencapai Rp12 triliun. Saya kira angka ini masih memungkinkan untuk ditambah," ungkap
              Yusuf.

              Namun,  pemerintah  perlu  memilih  sektor  apa  saja  yang  pantas  mendapatkan  subsidi  listrik.
              Sebab, tidak mungkin semuanya diberikan stimulus.
              "Jangan lupa juga ada teman-teman di UMKM yang harus dapat insentif listrik. Harus ada skala
              prioritas. Ada beberapa perusahaan besar dapat bantuan, tapi jangan lupa UMKM," imbuh Yusuf.

              Jika dijumlah antara estimasi Bhima dan Yusuf, maka minimal dana yang dibutuhkan pemerintah
              setidaknya Rp105 triliun - Rp110 triliun.

              Untuk dananya sendiri, Bhima menilai pemerintah bisa menggeser anggaran belanja barang,
              belanja infrastruktur, dan belanja pegawai.

              Pemerintah sendiri mengalokasikan dana Rp417,8 triliun untuk pembangunan infrastruktur tahun
              ini.  Jumlahnya  lebih  dari  cukup  untuk  memapah  pengusaha  dan  pekerja  bertahan  di  masa
              pandemi covid-19.










































                                                           24
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30