Page 281 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 281

Judul               Front Perjuangan Rakyat DIY Tuding Pemerintah Abaikan Nasib Buruh
                                    selama Pandemi
                Nama Media          kumparan.com

                Newstrend           Dampak Virus COVID-19 dalam Ketenagakerjaan
                Halaman/URL         https://kumparan.com/tugujogja/front-perjuangan-rakyat-diy-tuding-
                                    pemerintah-abaikan-nasib-buruh-selama-pandemi-1w8BvEcQSff

                Jurnalis            Tugu Jogja
                Tanggal             2021-07-14 13:35:00
                Ukuran              0

                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000

                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos

                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Front Perjuangan Rakyat DIY mempertanyakan hak-hak rakyat terutama buruh selama pada
              pelaksanaan ini. Karena selama ini pemerintah terkesan melakukan pembiaran dengan nasib
              rakyat  terutama.  Juru  Bicara  Front  Perjuangan  Rakyat  DIY  dari  Jaringan  Serikat  Buruh  DIY,
              Erlangga HB menuturkan selama pelaksanaan pandemi COVID-19, pemerintah telah melakukan
              pembatasan yang berulang-ulang hanya saja dengan nama berbeda. Dan selama ini tidak ada
              pemecahan persoalan yang dihadapi oleh rakyat.



              FRONT PERJUANGAN RAKYAT DIY TUDING PEMERINTAH ABAIKAN NASIB BURUH
              SELAMA PANDEMI

              Front Perjuangan Rakyat DIY mempertanyakan hak-hak rakyat terutama buruh selama pada
              pelaksanaan ini. Karena selama ini pemerintah terkesan melakukan pembiaran dengan nasib
              rakyat terutama .

              Juru  Bicara  Front  Perjuangan  Rakyat  DIY  dari  Jaringan  Serikat  Buruh  DIY,  Erlangga  HB
              menuturkan selama pelaksanaan pandemi COVID-19, pemerintah telah melakukan pembatasan
              yang berulang-ulang hanya saja dengan nama berbeda. Dan selama ini tidak ada pemecahan
              persoalan yang dihadapi oleh rakyat.

              "Rakyat kecil selalu yang terkebiri di mana tidak ada pemecahan persoalan rakyat selama PPKM
              Darurat seperti sekarang ini,"terangnya, Rabu (13/7/2021) saat audiensi virtual dengan Komisi
              D DPRD DIY.



                                                           280
   276   277   278   279   280   281   282   283   284   285   286