Page 293 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 293
SERIKAT BURUH KHAWATIR TERJADI LEDAKAN PHK JIKA PPKM DARURAT
DIPERPANJANG
JAKARTA, - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengkhawatirkan
terjadinya ledakan pemutusan hubungan kerja (PHK) jika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan
Masyarakat (PPKM) Darurat diperpanjang selama 4-6 minggu.
"Karena tidak menutup kemungkinan dalam situasi PPKM darurat ini perusahaan melakukan PHK
terhadap buruh," kata Said Iqbal dalam siaran pers, Rabu (14/7/2021).
"Terus terang, saat ini ancaman adanya ledakan PHK sudah di depan mata. Karena saat ini sudah
banyak perusahaan yang mengajak serikat pekerja berunding untuk membicarakan program
pengurangan karyawan," sambung dia, Said mengungkapkan, saat ini sudah ada pekerja yang
dirumahkan. ia juga mengatakan upah pekerja tersebut terancam dipotong.
KSPI meminta agar pemerintah bersikap tegas kepada pengusaha yang melakukan PHK di
tengah pandemi dan memotong upah buruh.
Di sisi lain, KSPI menilai rencana adanya vaksin berbayar akan memunculkan peluang
komersialisasi, dan dikhawatirkan akan membebani biaya hidup buruh.
"KSPI tidak setuju dengan adanya vaksinasi berbayar karena dipastikan akan terjadi
komersialisasi. Saat ini diperkirakan, sekitar 10 persen buruh yang terpapar Covid-19 di
lingkungan perkantoran, yang jadi soal, buruh tidak punya uang lebih untuk membeli vitamin
dan obat-obatan saat isoman," kata Said.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah menyiapkan skenario perpanjangan
PPKM Darurat hingga 6 minggu ke depan karena cepatnya mutasi varian baru Delta.
Hal itu tertera dalam bahan paparan Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran
(Banggar) DPR RI hari ini, Senin (12/6/2021).
"PPKM Darurat selama 4-6 minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus. Mobilitas
masyarakat diharapkan menurun signifikan," sebut paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani
Indrawati dikutip Kompas.com, Senin (12/7/2021).
Perpanjangan PPKM Darurat dilakukan jika risiko pandemi Covid-19 masih tinggi.
292

