Page 66 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 66

Minimal kamu dapat penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari. Apalagi jika sudah berkeluarga,
              punya anak. Berapapun yang kamu peroleh, akan sangat membantu di masa-masa sulit.
              Selain  itu,  kamu  bisa  ikut  seminar,  kursus  singkat,  maupun  pelatihan  gratis.  Maklum,  kan
              judulnya lagi berhemat. Jadi, sebisa mungkin cari yang gratisan. Misalnya kamu di bidang digital
              marketing, sudah jago soal SEO dan SEM, tapi belum menguasai skill desain.

              Dengan begitu, kamu punya nilai tambah saat melamar pekerjaan baru, selain pengalaman kerja.
              Pendidikan  informal  ini  bisa  kamu  masukkan  dalam  curriculum  vitae  (CV),  beserta  lampiran
              sertifikatnya, sehingga menjadi pertimbangan HRD perusahaan untuk menerimamu bekerja.

              Memangkas  pengeluaran  dan  berhemat  adalah  cara  untuk  bertahan  hidup  selama  jadi
              pengangguran  Makan  merupakan  kebutuhan  penting,  tidak  bisa  dihilangkan,  namun  dapat
              dikurangi atau diturunkan kualitasnya.

              Contohnya, dari sebelumnya makan 3 kali sehari, jadi 2 kali sehari. Atau dari yang tadinya lauk
              ayam, ikan, atau daging diganti dengan tahu tempe.

              Beli bahan pangannya pun tak perlu yang bermerek. Cari yang harganya murah atau curah,
              tetapi tidak mengurangi rasanya. Misal minyak goreng, kecap, gula, beras, atau lainnya.

              Kemudian masak sendiri di rumah. Selain lebih hemat, juga lebih sehat dan sesuai selera kamu.
              Untuk bujet makan, alokasikan uang sebesar 30%.

              Mending  kamu  rugi  kehilangan  barang,  daripada  harus  berurusan  dengan  pihak  lain  karena
              pinjam uang. Sebab bila utang sudah jatuh tempo, pasti kamu akan ditagih.

              Oleh karena itu, jangan berlama-lama berdiam diri di rumah. Atau sambil bekerja paruh waktu
              maupun jualan online, segera kembali menebar lamaran kerja ke berbagai perusahaan.

              Tidak  semua  perusahaan  menutup  pintu  untuk  rekrutmen.  Pasti  ada  saja  perusahaan  yang
              membuka lowongan kerja meski di masa pandemi.
              Cari  lowongan  kerja  online  atau  aktif  mengontak  teman  dan  keluarga  untuk  menanyakan
              lowongan kerja. Kemudian rajin mengirim lamaran kerja online untuk menghemat pengeluaran.

              Mungkin saat ini kamu sedang berada di titik terbawah. Namun yakinlah dengan sabar, optimistis
              dan pantang menyerah, roda kehidupan akan mengantarkanmu meraih sukses. Sukses dalam
              berkarier maupun dari sisi finansial.



























                                                           65
   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71