Page 67 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 67
Judul Saran Menaker Agar Kinerja Perusahaan Tetap Mocer saat PPKM
Darurat
Nama Media viva.co.id
Newstrend PPKM Darurat
Halaman/URL https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1387506-saran-menaker-agar-
kinerja-perusahaan-tetap-mocer-saat-ppkm-darurat
Jurnalis Raden Jihad Akbar
Tanggal 2021-07-15 01:02:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyadari, adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan
Masyarakat atau PPKM Darurat bakal memengaruhi kinerja bisnis perusahaan. Karena itu, perlu
strategi khusus agar kinerja tetap maksimal tanpa harus melanggar kebijakan tersebut.
SARAN MENAKER AGAR KINERJA PERUSAHAAN TETAP MOCER SAAT PPKM
DARURAT
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyadari, adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan
Masyarakat atau PPKM Darurat bakal memengaruhi kinerja bisnis perusahaan. Karena itu, perlu
strategi khusus agar kinerja tetap maksimal tanpa harus melanggar kebijakan tersebut.
Menteri Ida pun mengungkapkan sejumlah saran guna mewujudkan hal tersebut. Menurutnya,
perusahaan khususnya yang berada di sektor esensial, dapat memperketat atau menyesuaikan
waktu kerja.
"Menanggapi situasi dunia usaha dalam masa PPKM Darurat ini, maka dibutuhkan penyesuaian
terkait jumlah pekerja di perusahaan, pelaksanaan prokes di tempat kerja, penyesuaian waktu
kerja, dan dampaknya terhadap hak-hak pekerja," kata Ida dikutip dari keterangannya, Kamis,
15 Juli 2021.
Ida menjelaskan, pelaksanaan PPKM Darurat telah diatur melalui Inmendagri No 18 Tahun 2021
tentang Perubahan Atas Inmendagri No 15 Tahun 2021. Sektor esensial menjadi salah satu
sektor yang diizinkan untuk bekerja dari kantor (WFO) hingga mencapai 50 persen.
Meski begitu Ida menegaskan, perusahaan di sektor esensial diharapkan lebih memperketat
waktu kerja guna memaksimalkan PPKM Darurat. Sejumlah opsi mekanisme kerja yang lebih
efisien pun bisa dilakukan.
"Sepanjang dipastikan telah memenuhi kriteria dalam Inmendagri, maka perusahaan di sektor
esensial dapat membuat opsi-opsi untuk memaksimalkan proses produksi," jelasnya.
66

