Page 279 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 AGUSTUS 2021
P. 279
KADIN DAN HM SAMPOERNA GELAR VAKSINASI UNTUK RIBUAN PEKERJA DI
MOJOKERTO
Langkah pihak swasta untuk ikut membantu pemerintah dalam memerangi pandemi COVID-19
terus dilakukan. Di berbagai daerah, banyak pengusaha yang melakukan aksi-aksi melawan
pandemi, mulai dari memberikan bantuan alat pelindung diri, membangun rumah sakit darurat
hingga melakukan vaksinasi.
Salah satunya dilakukan oleh PT PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) yang melaksanakan
program vaksinasi bagi seluruh karyawan langsung dan tidak langsung yang berjumlah sekitar
65.000 orang, mulai dari Kamis, 5 Agustus 2021 hingga Sabtu, 7 Agustus 2021. Mayoritas
karyawan tersebut bekerja di 6 fasilitas produksi Sampoerna dan 38 Mitra Produksi Sigaret (MPS)
yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Pulau Jawa.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan, kegiatan
ini merupakan bagian dari program Vaksinasi Gotong Royong yang diinisiasi oleh Kadin Indonesia
dengan sejumlah perusahaan. Arsjad menjelaskan, program Vaksinasi Gotong Royong menyasar
karyawan dari perusahaan milik anggota Kadin, dan biayanya dibebankan ke perusahaan.
"Kami mengapresiasi komitmen Sampoerna untuk melindungi karyawannya dari ancaman
COVID-19 melalui program Vaksinasi Gotong Royong. Program ini merupakan upaya dari Kadin
Indonesia untuk berkontribusi kepada bangsa dan membantu pemerintah untuk pulih dari situasi
pandemi sehingga perekonomian bangsa juga secara otomatis dapat bangkit. Upaya bersama
ini juga mendukung tercapainya kekebalan komunal (herd immunity) sekaligus meringankan
beban pemerintah mengejar target vaksinasi nasional, tanpa membebani APBN," Arsjad dalam
keterangan tertulis yang diterima Hi!Pontianak, Jumat, 6 Agustus 2021.
Direktur Sampoerna, Elvira Lianita, menyatakan program vaksinasi ini merupakan wujud
komitmen perusahaannya dalam memprioritaskan kesehatan dan keselamatan karyawan
sekaligus melakukan upaya terbaik dalam menjalankan roda ekonomi di tengah masa pandemi
ini. Sebagai salah satu pelaku industri padat karya, kata Elvira, Sampoerna senantiasa
menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat dan memberikan upaya perlindungan-
perlindungan lainnya bagi kesehatan dan keselamatan karyawan.
Kegiatan vaksinasi ini juga dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah yang memang
melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur. Ia mengapresiasi langkah pelaku usaha dalam
memfasilitasi vaksinasi bagi para karyawannya, khususnya dalam industri yang padat karya
seperti ini.
"Partisipasi aktif pelaku usaha seperti yang dilakukan Sampoerna tentunya akan membantu
upaya Pemerintah dalam menekan laju penularan dan membantu percepatan upaya membangun
kekebalan komunal terhadap COVID-19," ungkapnya.
Kepada Menaker, Elvira juga melaporkan perkembangan program vaksinasi di Sampoerna
kepada Menteri Ketenagakerjaan. Di 2 MPS yang berada di Mojokerto, kata Elvira, Sampoerna
melakukan program vaksinasi untuk sekitar 1.720 orang.
"Hingga 30 Juli 2021, lebih dari 42.000 orang atau 65% dari total karyawan langsung dan tidak
langsung Sampoerna telah menerima setidaknya satu dosis vaksinasi. Sisanya, telah dijadwalkan
untuk menerima vaksin Gotong Royong secara bertahap sampai akhir bulan Agustus," beber
Elvira.
PT HM Sampoerna, tambah Elvira, menargetkan dan berupaya agar vaksin ini dapat menjangkau
sekitar 65.000 karyawan tersebut ketika korporasi ini memperingati hari jadi perusahaan yang
ke 108 pada tanggal 27 Agustus nanti. Keberhasilan Sampoerna untuk memvaksinasi seluruh
278

