Page 571 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 571
Judul Subsidi Pekerja Gaji di Bawah Rp 5 Juta, Presiden Jokowi: Insyaallah 2
Minggu Ini Sudah akan Keluar
Nama Media kaltim.tribunnews.com
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://kaltim.tribunnews.com/2020/08/11/subsidi-pekerja-gaji-di-
bawah-rp-5-juta-presiden-jokowi-insyaallah-2-minggu-ini-sudah-akan-
keluar
Jurnalis Budi Susilo
Tanggal 2020-08-11 15:09:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Jokowi (Presiden) Kalau yang ini tadi untuk yang masih bekerja juga akan diberikan
bantuan. Tapi yang ikut dalam BPJS Ketenagakerjaan, insyaallah dalam seminggu dua minggu
ini sudah akan keluar
positive - Jokowi (presiden) Ini di luar yang 10 juta program kartu pra kerja
positive - Jokowi (Presiden) Sehingga kita harapkan pertumbuhan ekonomi secara nasional akan
tumbuh lebih baik dari kuartal kemarin
positive - Jokowi (Presiden) Kita memiliki kemampuan memberikan itu kepada masyarakat,
tolong disampaikan kalau ada hal yang perlu dibantu pemerintah pusat
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Persyaratan lainnya, ialah pekerja atau buruh
penerima upah, pekerja atau buruh yang bekerja pada pemberi kerja selain pada induk
perusahaan BUMN, lembaga negara, instansi pemerintah, kecuali nonASN, memiliki rekening
bank yang aktif. Kemudian tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program Kartu
Prakerja, dan peserta yang membayar iuran sampai dengan bulan Juni 2020
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Mekanisme penyaluran bantuan subsidi upah
ini diberikan kepada pekerja atau buruh sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan ( Rp
2,4 juta) yang akan diberikan setiap dua bulan sekali. Artinya, satu kali pencairan, pekerja akan
menerima uang subsidi sebesar Rp 1,2 juta
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Dengan demikian maka anggaran bantuan
pemerintah subsidi upah ini mengalami peningkatan menjadi Rp 37,7 triliun dari semula Rp 33,1
triliun
570

