Page 116 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 116

Ajakan itu dilakukan melalui penandatanganan komitmen gotong royong bersama Kadin Provinsi
              Jawa Timur, DPP Apindo Jatim, DPD Konfederasi SP/BP Provinsi Jawa Timur di Museum Mpu
              Tantular Sidoarjo, Kamis.

              Ia mengatakan kunci utama menghadapi situasi pandemi COVID-19 harus memiliki percaya diri
              yang tinggi dan selalu optimistis. "Selain itu, kreativitas dan inovasi harus terus dilakukan untuk
              dapat bangkit dari keterpurukan," katanya.

              Ida mengatakan semua upaya ini tidak bisa dijalankan secara parsial, tapi harus dilakukan secara
              serentak, bersama-sama dengan melibatkan pengusaha dan pekerja sebagai tanggung jawab
              dan persoalan bersama. "Pengusaha tidak mau kondisi seperti ini, pemerintah, masyarakat, tidak
              mau, tidak ada yang mau COVID-19," ucap dia.

              Menaker mengatakan semuanya tidak mau kondisi berat ini. Tidak hanya dialami oleh Indonesia
              saja, tetapi hampir semua bangsa lain.

              "Kami sudah berusaha keras mengatasi pandemi. Data Agustus 2020 kondisi ketenagakerjaan
              lumayan terpuruk, 9,7 juta pengangguran terbuka dan secara umum berdampak pada 29 juta
              orang," ujarnya.

              Ida Fauziyah mengatakan berkat kerja keras semua pemangku kepentingan pada Februari 2021,
              pengangguran terbuka turun menjadi 8,7 juta dan terdampak umum menjadi 19 juta.

              "Meski berat bisa mengatasi, pekerjaan berat, pekerja berat harus dipikul bersama. Pemerintah
              sendirian akan sangat lambat penyelesaiannya," ucapnya.

              Ia  mengatakan  dibutuhkan  ikhtiar  bersama  untuk  membangun  semangat  optimistis  mampu
              teruskan perjuangan ini.

              "Terima kasih, teman pekerja saling bergandengan tangan tidak bisa jalan melenggang sendiri,
              beban dipikul bersama," tukasnya.

              Sementara itu, isi penandatanganan komitmen gotong royong tersebut, pertama, menyelesaikan
              segala pertikaian dan konflik melalui dialog yang sehat dan kompromi yang adil. Kedua, menepis
              semua berita bohong terkait pandemi COVID-19 yang tidak berdasar pada kajian medis.

              Ketiga, tetap mematuhi protokol kesehatan 5M pascapenerapan PPKM darurat atau level 1-4 dan
              masa-masa sesudahnya.

              Keempat, meniadakan pengumpulan massa yang berpotensi menyebarkan virus COVID-19, dan
              membawa  semua  bentuk  perselisihan  ke  meja  perundingan  dengan  kepala  dingin  dan
              bertanggung jawab.

              Kelima, pemerintah mengupayakan langkah-langkah praktis dan strategis memperbaiki situasi
              industri dan ketenagakerjaan di seluruh Indonesia selama dan pasca-pandemi COVID-19.

              Keenam, saling mengingatkan khususnya dalam hal penegakan protokol kesehatan di lingkungan
              kerja.













                                                           115
   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121