Page 118 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 118
"Perlu adanya kepedulian bersama demi mewujudkan kenyamanan bekerja melalui pencegahan
kekerasan dan pelecehan di tempat kerja," kata Menaker Ida dalam keterangan di Jakarta,
Kamis.
Menaker Ida menuturkan pihaknya telah melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan
pelindungan bagi pekerja perempuan, khususnya terkait pencegahan kekerasan, pelecehan
seksual, dan diskriminasi di tempat kerja.
Upaya tersebut mencakup antara lain bimbingan teknis kepada manajemen perusahaan dan
serikat pekerja atau serikat buruh, membangun komitmen perusahaan melalui peraturan
perusahaan dan perjanjian kerja bersama, serta integrasi dan koordinasi lintas sektoral dalam
penegakan hukum.
Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan juga akan menyediakan aturan yang lebih spesifik
terhadap penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja, serta perbaikan regulasi di
bidang ketenagakerjaan di antaranya melalui Undang-undang Cipta Kerja.
"Sinergitas, komitmen, dan upaya konkrit tidak hanya dari pemerintah melainkan juga dari
pemangku kepentingan terkait," ujar Menaker Ida.
Menaker Ida menuturkan di masa pandemi COVID-19, pekerja perempuan juga mengalami
beban tambahan yakni penurunan atau hilangnya pendapatan, dan budaya pengurusan rumah
tangga yang masih dibebankan kepada perempuan.
Selain itu, kegiatan belajar atau sekolah dari rumah (school from home) juga memberi tugas
kepada perempuan untuk mendampingi anaknya saat belajar di rumah.
"Jadi kita harus ingat, dalam setiap situasi krisis, kelompok yang paling rentan mengalami
kesenjangan, diskriminasi, dan kekerasan, adalah kelompok marjinal di mana pekerja
perempuan termasuk di dalamnya," tuturnya.
117

