Page 199 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 199

ketenagakerjaan yang dilandasi semangat saling peduli, optimis, dan bersama-sama bangkit dari
              dampak pandemi Covid-19.
              Atas  dasar  itulah,  Kementerian  Ketenagakerjaan  bersama  Kadin,  Apindo,  dan  serikat
              pekerja/serikat buruh di Jawa Timur melakukan Penandatanganan Komitmen Gotong Royong.
              Penandatanganan komitmen dilakukan di Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 5
              Agustus 2021. Dalam sambutannya, Ida menyatakan bahwa kunci utama menghadapi situasi
              pandemi  Covid-19  harus  memiliki  percaya  diri  yang  tinggi  dan  selalu  optimistis.  Selain  itu,
              kreativitas dan inovasi harus terus dilakukan untuk dapat bangkit dari keterpurukan.

              "Semua  upaya ini  tidak  bisa  dijalankan secara  parsial,  tapi harus  dilakukan secara  serentak,
              bersama-sama  dengan  melibatkan  pengusaha  dan  pekerja  sebagai  tanggungjawab  dan
              persoalan bersama," katanya.

              Untuk  itu,  ia  menaruh  harapan  besar  kepada  dunia  usaha  dan  serikat  pekerja  untuk  bahu-
              membahu  ikut  aktif  dalam  mempercepat  pemulihan  ekonomi  nasioal  yang  secara  simultan
              mempercepat herd imunity pada seluruh rakyat Indonesia.

              "Saya berharap, komitmen Gotong Royong ini dapat Memenangkan Indonesia. Kita belum kalah,
              dan kita tidak akan kalah. Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh," kata Ida.

              Ida menambahkan, selain pandemi Covid-19, terdapat juga tantangan disrupsi yang dihadapi
              masyarakat pekerja. Di mana penyebabnya karena memasuki era otomasi yang datang lebih
              cepat akibat tidak terbendungnya laju digitalisasi.Menurutnya, tantangan disrupsi ini dihadapi
              pekerja  di  seluruh  dunia.  Masyarakat  termarjinal,  pekerja  berpendidikan  dan  keterampilan
              rendah menjadi golongan yang paling terdampak. Mereka juga akan menjadi korban pertama
              digitalisasi otomasi.

              "Indonesia dengan mayoritas angkatan kerja yang masih minim pendidikan dan keterampilan
              harus mengantisipasi tantangan ini," ucapnya.
              Adapun  isi  penandatanganan  komitmen  gotong  royong  mencakup  beberapa  hal.  Pertama,
              menyelesaikan  segala  pertikaian  dan  konflik  melalui  dialog  yang  sehat  dan  kompromi  yang
              adil.Kedua, menepis semua berita bohong terkait pandemi Covid-19 yang tidak berdasar pada
              kajian medis.Ketiga, tetap mematuhi protokol kesehatan 5M pasca penerapan PPKM Darurat
              atau Level 1-4 dan masa-masa sesudahnya.Keempat, meniadakan pengumpulan massa yang
              berpotensi  menyebarkan  virus  Covid-19,  dan  membawa  semua  bentuk  perselisihan  ke  meja
              perundingan dengan kepala dingin dan bertanggungjawab.Kelima, pemerintah mengupayakan
              langkah-langkah  praktis  dan  strategis  memperbaiki  situasi  industri  dan  ketenagakerjaan  di
              seluruh  Indonesia  selama  dan  pasca-pandemi  Covid-19.Keenam,  saling  mengingatkan
              khususnya dalam hal penegakan protokol kesehatan di lingkungan kerja.






















                                                           198
   194   195   196   197   198   199   200   201   202   203   204