Page 1127 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 AGUSTUS 2020
P. 1127
Judul Bank Dunia dan DPR Kritisi Data Pekerja, Diduga Data Tak Siap,
Sehingga Subsidi Upah Dicicil
Nama Media radarbanyumas.co.id
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://radarbanyumas.co.id/bank-dunia-dan-dpr-kritisi-data-pekerja-
diduga-data-tak-siap-sehingga-subsidi-upah-dicicil/
Jurnalis Radar Banyumas
Tanggal 2020-08-27 00:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Agus Susanto (Dirut BP Jamsostek) Ini jangan-jangan nggak siap juga pendataannya.
Uangnya ada, tapi pemerintah enggak siap datanya. Bagaimana coba?
negative - Saleh Daulay (Anggota Komisi IX DPR) Kenapa data mesti dicicil seperti ini? Kalau
pendataan di BP Jamsostek itu benar, rapi, tertib, kan enggak mesti lama-lama. Memang ada
verifikasi, tapi nggak mesti lama-lama
negative - Saleh Daulay (Anggota Komisi IX DPR) Insentif nakes sampai hari ini kan belum selesai
maka diperpanjang pemberian bantuan sampai bulan Desember. Padahal mestinya selesai paling
lama Agustus ini sudah selesai. Tapi karena enggak selesai, diperpanjang sampai akhir
Desember. Kenapa? Karena enggak siap pemerintah
positive - Agus Susanto (Dirut BP Jamsostek) Kita serahkan secara bertahap dengan tujuan kita
terapkan dengan prinsip kehati-hatian, juga kita untuk memudahkan melakukan rechecking atau
melakukan monitoring atau evaluasi untuk tahap berikutnya agar program ini benar benar
berjalan dengan baik
positive - Agus Susanto (Dirut BP Jamsostek) Rekening banknya harus sama dengan nama
pekerja yang terdaftar di BP Jamsostek. Setelah kita sisir kita dapatkan 10,8 juta
positive - Mari Elka Pangestu (Direktur Pelaksana Bank Dunia) Sekarang ini rekomendasi kita
bagaimana Indonesia punya data yang trusted dan interoperated dengan payment system
positive - Mari Elka Pangestu (Direktur Pelaksana Bank Dunia) Lesson learned dalam jalankan
bansos adalah pentingnya data dan keberadaan digital ID yang link dengan sistem pembayaran.
Indonesia sudah punya high covered ID system tapi masalahnya pada data
positive - Mari Elka Pangestu (Direktur Pelaksana Bank Dunia) Sebagian besar negara
menggunakan instrumen BLT ini yang secara empiris adalah cara terbaik dan langsung untuk
capai masyarakat dan amankan masyarakat yang income-nya tiba-tiba hilang
1126

