Page 209 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 209

Judul               THR Tak Dibayar, Laporkan!
                Nama Media          Lombok Post
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         Pg15
                Jurnalis            r3
                Tanggal             2021-05-06 10:55:00
                Ukuran              140x275mmk
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 49.000.000

                News Value          Rp 245.000.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Ringkasan
              Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  menjadi  yang  paling  ditunggu  oleh  para  tenaga  kerja  di  Kota
              Mataram.  Terlebih  dengan  kondisi  pandemi  Co-vid-19.  Kondisi  ekonomi  yang  serba  sulit
              membuat THR menjadi terasa sangat berarti. "Kami sudah imbau semua perusahaan yang ada
              di  Kota  Mataram  untuk  membayarkan  THR  karyawannya  H-7  sebelum  Hari  Raya  Idul  Fitri,"
              terang Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram Hariadi kepada Lombok Post, kemarin (5/5).



              THR TAK DIBAYAR, LAPORKAN!

              Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  menjadi  yang  paling  ditunggu  oleh  para  tenaga  kerja  di  Kota
              Mataram. Terlebih dengan kondisi pandemi Covid-19. Kondisi ekonomi yang serba sulit membuat
              THR menjadi terasa sangat berarti.

              "Kami sudah imbau semua perusahaan yang ada di Kota Mataram untuk membayarkan THR
              karyawannya H-7 sebelum Hari Raya Idul Fitri," terang Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram
              Hariadi kepada Lombok Post, kemarin (5/5).

              Sesuai edaran Kementerian Tenaga Kerja, THR diberikan kepada karyawan atau tenaga kerja
              sebesar satu kali gaji pokok. Jika THR yang diberikan tidak sesuai ketentuan, maka harus ada
              pembicaraan antara perusahaan dan karyawan.
              "Terkait dengan kondisi pandemi ini, antara pekerja dan perusahaan harus saling memahami.
              Harus ada kesepakatan dan komunikasi yang baik diantara tenaga kerja dan perusahaannya,"
              jelasnya.

              Jika kondisi keuangan perusahaan normal dalam artian pendapatan atau pemasukan stabil, maka
              tidak ada alasan untuk tidak membayar THR sesuai ketentuan.

              Namun sebaliknya, jika kondisi keuangan masih terdampak akibat pandemi, maka harus ada
              komunikasi dan kesepakatan antara kedua pihak.

              Begitu juga perusahaan yang tak mau membayar THR dengan alasan keuangan terpuruk. Hariadi
              menegaskan THR menjadi kewajiban bagi perusahaan terhadap para tenaga kerjanya. Sehingga
              tidak boleh perusahaan mangkir dari tanggung jawabnya.
                                                           208
   204   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214