Page 204 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 204

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan terdapat sejumlah sanksi bagi
              perusahaan yang telat dan tak membayar tunjangan hari raya (THR) keagamaan 2021 kepada
              pekerja sesuai dengan yang diatur pemerintah. Pembayaran THR untuk tahun ini harus diberikan
              paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan.

              Aturan pembayaran THR tahun ini sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6
              Tahun  2016  tentang  THR  Keagamaan  bagi  Pekerja  atau  Buruh  di  Perusahaan.  Selain  itu,
              pembayaran THR juga tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang
              Pengupahan.

              Ida menegaskan, pemerintah sudah memberikan dukungan kepada pengusaha untuk mengatasi
              dampak  pandemi  COVID-19.  Kata  dia,  dukungan  ini  diberikan  agar  ekonomi  masyarakat
              bergerak  seiring  dengan  kebijakan  pemerintah  untuk  penanganan  COVID-19  dan  pemulihan
              ekonomi nasional.

              Untuk itu, lanjut Ida, diperlukan komitmen pengusaha untuk membayar THR keagamaan 2021
              secara penuh dan tepat waktu "Pengusaha yang terlambat bayar THR ke pekerja kena denda 5
              persen dari denda yang harus dibayar sejak berakhir batas waktu kewajiban pengusaha untuk
              membayar," katanya, dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 12 April.

              Sementara itu, Ida mengatakan, pengusaha yang tak membayar THR akan dikenakan sanksi
              administratif berupa teguran tertulis. Selain itu, pemerintah juga akan membatasi kegiatan usaha
              perusahaan tersebut.

              "Penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi dan pembekuan kegiatan usaha,"
              ucapnya.

              Seperti diketahui, Menaker Ida Fauziyah mewajibkan seluruh pengusaha untuk membayar THR
              maksimal  h-7  Hari  Raya  Idul  Fitri.  Hal  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  (SE)  Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021 tentang pelaksanaan Pemberian THR Tahun 2021 bagi pekerja atau buruh
              di perusahaan.





































                                                           203
   199   200   201   202   203   204   205   206   207   208   209