Page 202 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 202

Judul               Sudah Masuk Seminggu sebelum Lebaran, Pengusaha Harus Sudah
                                    Mulai Bayar THR
                Nama Media          voi.id
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         https://voi.id/ekonomi/49563/sudah-masuk-seminggu-sebelum-
                                    lebaran-pengusaha-harus-sudah-mulai-bayar-thr
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-05-06 11:33:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000
                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Pemerintah  mewajibkan  pengusaha  untuk  membayar  tunjangan  hari  raya  (THR)  keagamaan
              2021  kepada  pekerja  paling  lambat  H-7.  Aturan  tersebut  tertuang  dalam  Surat  Edaran  (SE)
              Nomor  M/6/HK.04/IV/2021  tentang  Pelaksanaan  Pemberian  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)
              Keagamaan  Tahun  2021.  Namun,  Anggota  Ombudsman  Robert  Na  Endi  Jaweng  mengaku
              khawatir THR yang menjadi hak buruh tak dipenuhi di tahun ini. Sebab, Ombudsman melihat
              masih terdapat berbagai tantangan dalam pelaksanaan pemberian THR di tahun ini.



              SUDAH MASUK SEMINGGU SEBELUM LEBARAN, PENGUSAHA HARUS SUDAH MULAI
              BAYAR THR
              JAKARTA  -  Pemerintah  mewajibkan  pengusaha  untuk  membayar  tunjangan  hari  raya  (THR)
              keagamaan  2021  kepada  pekerja  paling  lambat  H-7.  Aturan  tersebut  tertuang  dalam  Surat
              Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya
              (THR) Keagamaan Tahun 2021.

              Namun, Anggota Ombudsman Robert Na Endi Jaweng mengaku khawatir THR yang menjadi hak
              buruh tak dipenuhi di tahun ini. Sebab, Ombudsman melihat masih terdapat berbagai tantangan
              dalam pelaksanaan pemberian THR di tahun ini.
              Pertama, minimnya sosialisasi pemerintah terhadap peraturan pelaksanaan THR 2021. Robert
              menilai masih ada pihak baik dari sisi pemerintah daerah dan perusahaan yang belum menerima
              informasi secara penuh terkait aturan THR tahun ini.

              "Kami menyambut baik adanya surat edaran seperti ini karena memang isi surat ini. Hanya saja
              memang karena isi surat edaran ini yang membuat kemudian multitafsir di lapangan," katanya
              dalam konferensi pers secara virtual, Rabu, 5 Mei.

              Maksud multitafsir adalah ada pihak yang menilai THR tersebut harus dibayar tepat waktu dan
              tanpa cicilan. Kemudian, ada yang menafsirkan THR dibayarkan H-7 tetapi juga ada relaksasi


                                                           201
   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206   207