Page 215 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 215

Judul               Ratusan Buruh Pabrik Aksesoris Sepatu di Brebes Mogok Kerja, Karena
                                    Akan Di Beri THR Rp 50 Ribu
                Nama Media          terkininews.com
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         https://terkininews.com/2021/05/06/Ratusan-Buruh-Pabrik-Aksesoris-
                                    Sepatu-di-Brebes-Mogok-Kerja-Karena-Akan-Di-Beri-THR-Rp-50-
                                    Ribu.html
                Jurnalis            Tauhid
                Tanggal             2021-05-06 10:34:00
                Ukuran              0

                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000
                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif


              Ringkasan

              Ratusan  buruh  PT.  Agung  Pelita  Industrindo  (API),  Jalan  Raya  Klampok,  Desa  Klampok,
              Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melakukan protes keras kepada pihak
              manajemen  karena  mereka  rencananya  hanya  akan  diberikan  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)
              sebesar Rp. 50 ribu. Rabu malam (5/5/2021). Itu artinya THR tidak sesuai dengan Surat Edaran
              Menteri  Tenaga  Kerja  Indonesia  Nomor  Menaker  NO.  M/6/HK/.04/IV/2021,  tanggal  12  April
              2021,  tentang  Pelaksanaan  Pemberian  Tunjangan  Hari  Raya  Keagamaan  Tahun  2021  Bagi
              Pekerja/Buruh di Perusahaan.



              RATUSAN BURUH PABRIK AKSESORIS SEPATU DI BREBES MOGOK KERJA, KARENA
              AKAN DI BERI THR RP 50 RIBU

              BREBES  –  Ratusan  buruh  PT.  Agung  Pelita  Industrindo  (API),  Jalan  Raya  Klampok,  Desa
              Klampok,  Kecamatan  Wanasari,  Kabupaten  Brebes,  Jawa  Tengah,  melakukan  protes  keras
              kepada pihak manajemen karena mereka rencananya hanya akan diberikan Tunjangan Hari Raya
              (THR) sebesar Rp. 50 ribu. Rabu malam (5/5/2021).

              Itu  artinya  THR  tidak  sesuai  dengan  Surat  Edaran  Menteri  Tenaga  Kerja  Indonesia  Nomor
              Menaker  NO.  M/6/HK/.04/IV/2021,  tanggal  12  April  2021,  tentang  Pelaksanaan  Pemberian
              Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

              Terkait jumlah besaran, bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus
              menerus atau lebih, THR diberikan dengan ketentuan sebesar 1 bulan upah. Sementara bagi
              pekerja/buruh dengan masa kerja 1 bulan secara terus menerus namun kurang dari 12 bulan,
              THR  diberikan  secara  proporsional  sesuai  dengan  perhitungan  masa  kerja  dibagi  12  bulan
              kemudian dikali 1 bulan upah.

              Adapun  bagi  pekerja/buruh  yang  bekerja  berdasarkan  perjanjian  kerja  harian  yang  telah
              mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah
              yang diterima selama 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.
                                                           214
   210   211   212   213   214   215   216   217   218   219   220