Page 54 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MEI 2021
P. 54

LANGKAH STRATEGIS KEMNAKER DALAM PENANGANAN KEPULANGAN PMI DI
              MASA PANDEMI COVID-19
              Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyiapkan berbagai
              langkah strategi dan penanganan kembalinya Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari negara
              penempatan, terutama pada masa pandemi Covid-19 di daerah perbatasan dan basis PMI.

              Menurut Menaker Ida Fauziyah, berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang
              Pelindungan  Pekerja  Migran  Indonesia  (UU  PPMI),  Pemerintah  pusat  bersama
              Pemprov/Pemkab/Pemkot memiliki tugas dan tanggungjawab untuk mengurus kepulangan PMI
              dalam hal terjadi peperangan, bencana alam, wabah penyakit, deportasi, dan PMI bermasalah.

              "Sejak  23  Maret  2020  lalu,  Kemnaker  telah  berkoordinasi  dengan  Kemenkes,  permohonan
              pemeriksaan kesehatan di debarkasi bagi PMI pulang. Surat ditindaklanjuti dengan SE Dirjen
              Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ke seluruh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) pada 27
              Maret," kata Ida Fauziyah dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi IX DPR di Komplek Parlemen
              Senayan, Jakarta, Senin (24/5).

              Langkah perlindungan PMI lainnya yang dilakukan Kemnaker yakni berkoordinasi dengan Atas
              Ketenagakerjaan di 12 Perwakilan RI untuk mengimbau PMI yang akan kembali ke Indonesia
              agar melaporkan kepulangannya secara daring atau luring (google form).
              "Kami juga berkoordinasi dengan BP2MI untuk penanganan saat kedatangan dan kepulangan ke
              daerah asal, agar koordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan," katanya.

              Peran penting Kemnaker yang sudah dijalankan Kemnaker yakni melakukan koordinasi dengan
              seluruh  Kadisnaker  di  tingkat  provinsi/kabupaten/kota  untuk  melakukan  pendataan
              kepulangan/pemulangan PMI, memonitor kondisi PMI yang melibatkan Dinas Kesehatan, dan
              memberikan imbauan kepada PMI untuk mendaftarkan diri pada program pemberdayaan.

              Langkah perlindungan lainnya, bagi PMI yang sudah dilakukan Pemerintah yakni memberikan
              bantuan  bahan  pokok  kepada  PMI  terdampak  Covid-19  di  negara-negara  penempatan,  dan
              pengalokasian  program  perluasan  kesempatan  kerja  bagi  pekerja  dan  calon  pekerja  serta
              anggota keluarganya.

              "Bantuan  tersebut  berupa  program  padat  karya  infrastruktur,  pada  karya  produktif,  inkubasi
              bisnis, teknologi tepat guna (TTG), dan tenaga kerja mandiri (TKM), " kata Ida Fauziyah.

              Dalam raker yang dipimpin oleh Ketua Komisi IX DPR, Felly Esthelita Runtuwene, Menaker Ida
              Fauziyah menegaskan pihaknya telah memberikan bantuan dana pemulangan kepada Disnaker
              untuk  pemulangan  warganya  ke  daerah  asal.  "Kemnaker  juga  menugaskan  Satgas  PPMI
              (Perlindungan  Pekerja  Migran  Indonesia)  di  debarkasi  untuk  memantau  kedatangan  PMI
              (Disnaker Kepri, Batam, Jatim dan Sanggau)," katanya.

              [hrs].
















                                                           53
   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59