Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MEI 2021
P. 56
109 KARYAWAN PABRIK DI BANDUNG DAN 78 KELUARGANYA POSITIF COVID-19
BANDUNG - Sebanyak 109 karyawan sebuah pabrik dan 78 keluarganya terkonfirmasi positif
Covid-19. Para karyawan itu bekerja di sebuah pabrik di kawasan Pameungpeuk, Kabupaten
Bandung .
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung menyebutkan 109 karyawan pabrik itu terindikasi
positif Covid-19 berdasarkan tes cepat antigen.
Para karyawan itu tercatat sebagai karyawan PT Feng Tay Indonesia Enterprises. Mereka
dipastikan telah menjalani penangan tindak lanjut sesuai protokol kesehatan.
"Itu dites dengan sampling tes antigen, dari 2.319 orang, yang positif 109 orang," kata Kepala
Dinkes Kabupaten Bandung Grace Mediana di Bandung, Senin (24/5/2021).
Ia mengatakan Dinkes kemudian melakukan pelacakan (tracing) berdasarkan temuan seratusan
kasus baru tersebut. Hasilnya ada 78 orang positif, yang merupakan kerabat dari 109 karyawan
PT Feng Tay tersebut.
"Jadi 109 orang ditambah 78 orang, tapi itu segmen yang berbeda ya, 109 adalah karyawan dan
78 keluarga," kata Grace.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung Rukmana mengatakan para karyawan itu
terkonfirmasi Covid-19 karena mobilitas saat libur Lebaran.
"Jadi, bukan klaster di tempat kerja, tapi kecenderungannya karyawan memanfaatkan libur
Lebaran.
Ini yang mengakibatkan lonjakan kasus Covid-19," kata Rukmana.
Sebagai langkah mencegah kasus serupa di lingkungan perkantoran, menurutnya, Bupati
Bandung Dadang Supriatna telah mengeluarkan surat edaran terkait penerapan protokol
kesehatan di tempat kerja.
"Untuk perusahaan yang besar tentunya harus mengatur jadwal masuk kerja, misalnya shift
pertama masuk pukul 07.00 WIB, kemudian pukul 7.30 WIB, sehingga tidak terjadi kerumunan
saat masuk kerja dan ketika keluar kerja jangan berbondong-bondong," kata dia.
Selain itu, perusahaan wajib membayar upah saat ada karyawannya yang harus isolasi mandiri
karena terpapar Covid-19, termasuk PT Feng Tay yang baru terkena gelombang kasus Covid-19
pasca-Lebaran.
"Setiap karyawan yang terkena Covid-19 wajib dibayar [upahnya] sesuai dengan surat edaran
Kementerian Ketenagakerjaan," kata Rukmana.
55

