Page 61 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MEI 2021
P. 61
BEGINI LANGKAH KEMNAKER LINDUNGI PEKERJA MIGRAN DI MASA PANDEMI
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker ) telah menyiapkan berbagai
langkah strategi dan penanganan kembalinya Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari negara
penempatan selama pandemi Covid-19. Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18
Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI). Di mana, Pemerintah
pusat bersama Pemprov/Pemkab/Pemkot memiliki tugas dan tanggungjawab untuk mengurus
kepulangan PMI dalam hal terjadi peperangan, bencana alam, wabah penyakit, deportasi, dan
PMI bermasalah.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menjelaskan, sejak 23 Maret 2020 lalu,
Kemnaker telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait dengan
permohonan pemeriksaan kesehatan di debarkasi bagi PMI pulang.
"Surat ditindaklanjuti dengan SE Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ke seluruh
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) pada 27 Maret," tutur Ida dalam rapat kerja (raker) dengan
Komisi IX DPR di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/5/2021).
Langkah perlindungan PMI lainnya yang dilakukan Kemnaker yakni berkoordinasi dengan Atas
Ketenagakerjaan di 12 Perwakilan RI untuk mengimbau PMI yang akan kembali ke Indonesia
agar melaporkan kepulangannya secara daring atau luring (google form).
"Kami juga berkoordinasi dengan BP2MI untuk penanganan saat kedatangan dan kepulangan ke
daerah asal, agar kordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan," katanya.
Peran penting Kemnaker lainnya yang sudah dijalankan Kemnaker yakni melakukan koordinasi
dengan seluruh Kadisnaker di tingkat provinsi/kabupaten/kota untuk melakukan pendataan
kepulangan/pemulangan PMI, memonitor kondisi PMI yang melibatkan Dinas Kesehatan, dan
memberikan imbauan kepada PMI untuk mendaftarkan diri pada program pemberdayaan.
Langkah perlindungan lainny bagi PMI yang sudah dilakukan Pemerintah yakni memberikan
bantuan bahan pokok kepada PMI terdampak Covid-19 di negara-negara penempatan, dan
pengalokasian program perluasan kesempatan kerja bagi pekerja dan calon pekerja serta
anggota keluarganya.
"Bantuan tersebut berupa program padat karya infrastruktur, pada karya produktif, inkubasi
bisnis, teknologi tepat guna (TTG), dan tenaga kerja mandiri (TKM), " kata Ida Fauziyah.
Dalam raker yang dipimpin oleh Ketua Komisi IX DPR, Felly Esthelita Runtuwene, Menaker Ida
Fauziyah menegaskan, pihaknya telah memberikan bantuan dana pemulangan kepada Disnaker
untuk pemulangan warganya ke daerah asal.
"Kemnaker juga menugaskan Satgas PPMI (Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) di debarkasi
untuk memantau kedatangan PMI (Disnaker Kepri, Batam, Jatim dan Sanggau)," katanya.
60

