Page 63 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MEI 2021
P. 63
kepulangan PMI dalam hal terjadi peperangan, bencana alam, wabah penyakit, deportasi, dan
PMI bermasalah.
"Sejak 23 Maret 2020 lalu, Kemnaker telah berkoordinasi dengan Kemenkes, permohonan
pemeriksaan kesehatan di embarkasi bagi PMI pulang. Surat ditindaklanjuti dengan SE Dirjen
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ke seluruh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) pada 27
Maret," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam Rapat Kerja (raker) dengan Komisi IX
DPR di Jakarta, Senin, 24 Mei 2021.
Langkah perlindungan PMI lainnya yakni berkoordinasi dengan Atase Ketenagakerjaan di 12
Perwakilan RI untuk menghimbau PMI yang akan kembali ke Indonesia agar melaporkan
kepulangannya secara daring atau luring.
"Kami juga berkoordinasi dengan BP2MI untuk penanganan saat kedatangan dan kepulangan ke
daerah asal, agar koordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan," ujar Ida. Selain itu Kemnaker
memonitor kondisi PMI dan menghimbau mereka mendaftarkan diri pada program
pemberdayaan.
Langkah perlindungan lainnya yakni memberikan bantuan bahan pokok kepada PMI terdampak
Covid-19 di negara-negara penempatan dan pengalokasian program perluasan kesempatan kerja
bagi pekerja dan calon pekerja serta anggota keluarganya. "Bantuan tersebut berupa program
padat karya infrastruktur, pada karya produktif, inkubasi bisnis, teknologi tepat guna (TTG), dan
tenaga kerja mandiri (TKM)," kata Ida Fauziyah.
Kemnaker juga menugaskan Satgas PPMI (Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) di debarkasi
untuk memantau kedatangan PMI (Disnaker Kepri, Batam, Jatim dan Sanggau)," katanya.
62

