Page 177 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 177

Menanggapi hal ini, Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti meminta Pemerintah Provinsi
              Jawa Timur untuk mengawal pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Senator asal Jatim itu
              juga mendesak perusahaan untuk tidak mencicil pembayarannya THR tersebut.

              "Jika tidak mampu harus jujur, karena Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)
              Jawa Timur akan membahas dengan pekerja secara terbuka. Pembayaran THR, khususnya untuk
              pekerja di Jawa Timur, harus dibayarkan full," kata La Nyalla, di Surabaya, Sabtu, 17 April 2021.

              Ia  juga  menekankan  bahwa  apabila  memang  perusahaan  dalam  keadaan  yang  tidak  stabil
              keuangannya, atau tidak mampu bayar, maka harus ada transparansi dengan para pekerja,"
              kata La Nyalla.

              La Nyalla yang juga Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur ini mengatakan, THR harus
              dibayarkan pada minggu terakhir bulan Ramadhan atau sepekan sebelum hari raya.

              "Kita minta pemerintah daerah terus mengawal dan terus mengawasi mengenai pembayaran
              THR.  Dan  juga  meminta  kepada  Disnakertrans  untuk  terus  mengawal  pelaksanaannya.
              Bagaimanapun pekerja harus mendapat haknya," ujar La Nyalla, kata Antara.

              Dalam kegiatan saat mengisi agenda reses di dapilnya, La Nyalla sendiri mengaku memahami
              keadaan pandemi yang membuat perusahaan terpukul.

              "Kami  memahami  karena  keadaan  pandemi  banyak  perusahaan  yang  terdampak,  tetapi
              bagaimanapun THR adalah hak pekerja dan harus diutamakan. Oleh sebab itu, perusahaan harus
              terbuka dan jujur mengenai kondisinya," tuturnya.

              Di sisi lain, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah sebelumnya menegaskan kepada
              pengusaha yang tidak dapat membayar tunjangan hari raya (THR) 2021 baik secara penuh, atau
              tepat  waktu  karena  kondisi  pandemi  Covid-19,  maka  harus  mencapai  kesepakatan  dengan
              pekerja terkait pembayarannya.

              "Kami mohon kerja sama para kepala daerah untuk memastikan perusahaan membayar THR
              keagamaan kepada pekerja atau buruh sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata
              Ida Fauziyah.

              Demikian  ia  juga  menekankan  kepada  perusahaan  yang  tidak  mampu  membayar  THR,
              diwajibkan untuk melakukan dialog, dengan pekerja atau buruh untuk mencapai kesepakatan.

























                                                           176
   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181   182