Page 478 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 478

dilakukan sebagai langkah menengahi perundingan perusahaan dengan pekerja manakala ada
              persoalan terkait THR Lebaran 2021.
              Menurut  Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  Jawa  Barat  Rachmat  Taufik  Garsadi,
              otoritasnya akan melakukan pengawasan untuk memastikan perusahaan memenuhi aturan yang
              berlaku.

              "Kita  terus  mengawal  dengan  para  pengawas  tenaga  kerja  kita,  untuk  betul-betul  seluruh
              perusahaan mengikuti aturan dan perjanjian kerja bersama (PKB) untuk memberikan THR," ujar
              Taufik dalam keterangan tertulisnya Bandung, Jumat, 16 April 2021.

              Sebelumnya,  pemerintah  pusat  meminta  perusahaan  membayar  THR  penuh  bagi  pekerja
              selambat-lambatnya tujuh hari sebelum Lebaran. Pemberian THR ini diharuskan tanpa dicicil
              atau ditunda, bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

              Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan (SE Menaker) RI Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun
              2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

              "Perusahaan  yang  masih  terdampak  pandemi  COVID-19  dan  belum  mampu  membayar  THR
              harus membuktikan ketidakmampuan kepada pekerja atau buruh lewat laporan keuangan yang
              transparan," kata Taufik.

              Taufik mengatakan dialog antara perusahaan dan pekerja, dapat menjadi salah satu solusi bagi
              perusahaan yang tidak mampu memberikan THR. Pemerintah Jawa Barat sebut Taufik, akan
              menjadi penengah dalam dialog tersebut untuk mencapai kesepakatan.

              Tetapi  keringanan  yang  dapat  ditolerir  sesuai  SE  Menaker  ungkap  Taufik,  hanya  soal  waktu
              pembayaran.
              "Sedangkan mengenai besaran THR, semua perusahaan di Indonesia wajib membayar sesuai
              dengan Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja
              atau Buruh di Perusahaan," tutur Taufik.

              Teguh  melanjutkan  untuk  memberikan  layanan  pengaduan  dalam  pelaksanaan  pembayaran
              THR, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat akan mendirikan Layanan Posko
              Pengaduan THR di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Jl. Soekarno-Hatta
              No. 532 Bandung, Selain itu, posko pengaduan juga didirikan di UPTD Wasnaker Wilayah I Bogor,
              UPTD Wasnaker Wilayah II Karawang, UPTD Wasnaker Wilayah III Cirebon, UPTD Wasnaker
              Wilayah IV Bandung, dan UPTD Wasnaker Wilayah V Tasikmalaya.

              "Serta layanan pengaduan melalui Hotline dengan menghubungi nomor 0811-2121-444," tukas
              Taufik.



















                                                           477
   473   474   475   476   477   478   479   480   481   482   483