Page 118 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 118

Judul               Kemnaker: Pekerja Kontrak dan Outsourcing Tetap Berhak Terima THR
                Nama Media          nkriku.com
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         https://nkriku.com/kemnaker-pekerja-kontrak-dan-outsourcing-tetap-
                                    berhak-terima-thr/
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-04-25 21:13:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000
                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif

              Narasumber

              positive - Indah Anggoro Putri (Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan
              Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos ) Kementerian Ketenagakerjaan) THR Keagamaan wajib
              diberikan dalam bentuk uang rupiah dan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan

              Ringkasan

              Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan
              Jamsos ) Kementerian Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri memastikan pekerja dengan status
              outsourcing (alih daya), kontrak, ataupun pekerja tetap (PKWT dan PKWTT) berhak menerima
              Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan.



              KEMNAKER: PEKERJA KONTRAK DAN OUTSOURCING TETAP BERHAK TERIMA THR

              Jakarta - Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja
              (PHI  dan  Jamsos  )  Kementerian  Ketenagakerjaan  Indah  Anggoro  Putri  memastikan  pekerja
              dengan  status  outsourcing  (alih  daya),  kontrak,  ataupun  pekerja  tetap  (PKWT  dan  PKWTT)
              berhak menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan.

              Pembayaran THR Keagamaan ini sesuai Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang
              Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh
              di Perusahaan, pada prinsipnya mewajibkan pengusaha untuk memberi THR Keagamaan secara
              penuh kepada pekerja/buruhnya pada H-7 Lebaran.

              "THR Keagamaan wajib diberikan dalam bentuk uang rupiah dan paling lambat 7 hari sebelum
              hari raya keagamaan," kata Putri dalam keterangan tertulis, Minggu, 25 April 2021.

              Putri  mengatakan  ada  tiga  jenis  pekerja/buruh  yang  berhak  memperoleh  THR  Keagamaan.
              Pertama,  pekerja/buruh  berdasarkan  PKWT  (Perjanjian  Kerja  Waktu  Tertentu)  atau  PKWTT
              (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) yang memiliki masa kerja 1 bulan secara menerus atau
              lebih. Kedua, pekerja/buruh berdasarkan PKWTT yang mengalami PHK oleh pengusaha terhitung
              sejak  H-30  hari  sebelum  hari  raya  keagamaan.  Ketiga,  pekerja/buruh  yang  dipindahkan  ke
              perusahaan lain dengan masa kerja berlanjut, apabila dari perusahaan lama belum mendapatkan
              THR.

                                                           117
   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122   123