Page 26 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 26

Judul               Karyawan Kontrak dan Outsourcing Berhak THR, Bagaimana
                                    Hitungannya?
                Nama Media          kompas.com
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         https://money.kompas.com/read/2021/04/26/070800326/karyawan-
                                    kontrak-dan-outsourcing-berhak-thr-bagaimana-hitungannya-
                Jurnalis            Kiki Safitri
                Tanggal             2021-04-26 07:08:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Dirjen  Pembinaan  Hubungan  Industrial  dan  Jaminan  Sosial  Tenaga  Kerja  (PHI  dan  Jamsos)
              Kemnaker  Indah  Anggoro  Putri  menegaskan  pekerja  dengan  status  outsourcing  (alih  daya),
              karyawan kontrak, ataupun pekerja tetap (PKWT dan PKWTT) berhak menerima Tunjangan Hari
              Raya  (THR)  Keagamaan.  Pembayaran  THR  Keagamaan  ini  sesuai  Surat  Edaran  (SE)  Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan
              Tahun 2021 bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan, pada prinsipnya mewajibkan pengusaha
              untuk memberi THR Keagamaan secara penuh kepada pekerja/buruhnya pada H-7 Lebaran.



              KARYAWAN KONTRAK DAN OUTSOURCING BERHAK THR, BAGAIMANA
              HITUNGANNYA?

              JAKARTA,  - Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan
              Jamsos ) Kemnaker Indah Anggoro Putri menegaskan pekerja dengan status  outsourcing  (alih
              daya),  karyawan  kontrak,  ataupun  pekerja  tetap  (PKWT  dan  PKWTT)  berhak  menerima
              Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan.

              Pembayaran THR Keagamaan ini sesuai Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang
              Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja atau
              Buruh di Perusahaan, pada prinsipnya mewajibkan pengusaha untuk memberi THR Keagamaan
              secara penuh kepada pekerja/buruhnya pada H-7 Lebaran.

              "THR Keagamaan wajib diberikan dalam bentuk uang rupiah dan paling lambat 7 hari sebelum
              hari raya keagamaan," kata Dirjen Putri dalam siaran pers, Minggu (26/4/2021).

              Putri  menjelaskan,  terdapat  tiga  jenis  karyawan  atau  buruh  yang  berhak  memperoleh  THR
              Keagamaan.

              Pertama, pekerja atau buruh berdasarkan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) atau PKWTT
              (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) yang memiliki masa kerja 1 bulan secara menerus atau
              lebih.

                                                           25
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31