Page 28 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 28

Judul               Kemnaker: Pekerja Kontrak dan Outsourcing Tetap Berhak Terima THR
                Nama Media          tribunnews.com
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         https://www.tribunnews.com/nasional/2021/04/26/kemnaker-pekerja-
                                    kontrak-dan-outsourcing-tetap-berhak-terima-thr
                Jurnalis            Larasati Dyah Utami
                Tanggal             2021-04-26 06:51:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000

                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker)  menegaskan  bahwa  pekerja  kontrak  dan  pekerja
              outsourching tetap berhak menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan. Dirjen Pembinaan
              Hubungan  Industrial  dan  Jaminan  Sosial  Tenaga  Kerja  (PHI  dan  Jamsos)  Kemnaker  Indah
              Anggoro  Putri  memastikan  pekerja  dengan  status  outsourcing  (alih  daya),  kontrak,  ataupun
              pekerja tetap (PKWT dan PKWTT) berhak menerima THR Keagamaan.



              KEMNAKER: PEKERJA KONTRAK DAN OUTSOURCING TETAP BERHAK TERIMA THR

              Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami, JAKARTA -- Kementerian Ketenagakerjaan
              (Kemnaker)  menegaskan  bahwa  pekerja  kontrak  dan  pekerja  outsourching  tetap  berhak
              menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan.

              Dirjen  Pembinaan  Hubungan  Industrial  dan  Jaminan  Sosial  Tenaga  Kerja  (PHI  dan  Jamsos)
              Kemnaker  Indah  Anggoro  Putri  memastikan  pekerja  dengan  status  outsourcing  (alih  daya),
              kontrak, ataupun pekerja tetap (PKWT dan PKWTT) berhak menerima THR Keagamaan.

              Pembayaran THR Keagamaan ini sesuai Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang
              Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh
              di Perusahaan.

              Putri berujar pada prinsipnya peraturan tersebut mewajibkan pengusaha untuk memberi THR
              Keagamaan secara penuh kepada pekerja/buruhnya pada H-7 Lebaran.

              "THR Keagamaan wajib diberikan dalam bentuk uang rupiah dan paling lambat 7 hari sebelum
              hari raya keagamaan, " kata Dirjen Putri dalam keterangannya Minggu (25/4/2021).

              Dijelaskan Dirjen Putri, ada tiga jenis pekerja/buruh yang berhak memperoleh THR Keagamaan.
              Pertama,  pekerja/buruh  berdasarkan  PKWT  (Perjanjian  Kerja  Waktu  Tertentu)  atau  PKWTT
              (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) yang memiliki masa kerja 1 bulan secara menerus atau
              lebih.

                                                           27
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33