Page 3 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 3
Judul Kemnaker Tegaskan Karyawan Kontrak dan Outsourcing Berhak THR,
Begini Hitungannya
Nama Media palu.tribunnews.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://palu.tribunnews.com/2021/04/26/kemnaker-tegaskan-
karyawan-kontrak-dan-outsourcing-berhak-thr-begini-hitungannya
Jurnalis Lita Andari Susanti
Tanggal 2021-04-26 07:50:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Tunjangan Hari Raya (THR) tidak hanya diberikan kepada pekerja tetap saja. Pekerja dengan
status outsourcing (alih daya), karyawan kontrak, ataupun pekerja tetap (PKWT dan PKWTT)
berhak menerima THR.
KEMNAKER TEGASKAN KARYAWAN KONTRAK DAN OUTSOURCING BERHAK THR,
BEGINI HITUNGANNYA
TRIBUNPALU.COM - Tunjangan Hari Raya (THR) tidak hanya diberikan kepada pekerja tetap
saja. Pekerja dengan status outsourcing (alih daya), karyawan kontrak, ataupun pekerja tetap
(PKWT dan PKWTT) berhak menerima THR. Hal ini diungkapkan langsung oleh Dirjen Pembinaan
Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker Indah
Anggoro Putri.
Pembayaran THR Keagamaan ini sesuai Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang
Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja atau
Buruh di Perusahaan, pada prinsipnya mewajibkan pengusaha untuk memberi THR Keagamaan
secara penuh kepada pekerja/buruhnya pada H-7 Lebaran.
"THR Keagamaan wajib diberikan dalam bentuk uang rupiah dan paling lambat 7 hari sebelum
hari raya keagamaan," kata Dirjen Putri dalam siaran pers, Minggu (26/4/2021).
Putri menjelaskan, terdapat tiga jenis karyawan atau buruh yang berhak memperoleh THR
Keagamaan.
Pertama, pekerja atau buruh berdasarkan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) atau PKWTT
(Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) yang memiliki masa kerja 1 bulan secara menerus atau
lebih.
Kedua, pekerja atau buruh berdasarkan PKWTT yang mengalami PHK oleh pengusaha terhitung
sejak H-30 hari sebelum hari raya keagamaan.
2

