Page 358 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 358

Apa  pun  alasan  atau  kondisi  perusahaan,  maka  harus  dibayarkan.  "Tetapi  memang  harus
              disesuaikan besarannya sesuai pendapatan perusahaan," imbuhnya.
              Politisi  Gerindra  itu  memahami,  banyak  perusahaan  yang  terpukul  oleh  pandemi  Covid-19.
              Bahkan tidak sedikit pula yang tertatih-tatih, untuk sekadar memenuhi biaya operasional.

              "Kalau dulu mungkin (Ramadan di tahun 2020, Red) rata-rata perusahaan masih bisa membayar
              THR ya, karena pandemi saat itu masih awal, sehingga perusahaan belum terdampak," ulasnya.

              Tetapi situasi saat ini berbeda dengan tahun lalu. Dimana selama satu tahun lebih perusahaan
              pontang-panting menyelamatkan diri hanya untuk sekadar dapat bertahan dan tidak kolaps atau
              gulung tikar.

              "Makanya besarannya (THR) harus disesuaikan, tetapi wajib diberikan pada karyawan yang telah
              bekerja selama satu tahun," tekannya.
              Untuk menghadapi perusahaan nakal, khususnya bagi yang sebenarnya sudah stabil pendapatan
              perusahaannya, tetapi tidak mau bayar THR, komisi V membuka diri menerima laporan.

              "Silakan sampaikan ke kami, identitas pelapor kami akan rahasiakan, jika ada pemsahaan yang
              tidak mau memenuhi kewajibannya, kami akan berkoordinasi dengan Disnakertrans NTB untuk
              kemudian turun ke perusahaan tersebut," tegasnya. (zad/r2) 2AD.LOMBOK POST




















































                                                           357
   353   354   355   356   357   358   359   360   361   362   363