Page 434 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 434
Judul Kembali Pemerintah Malaysia Memulangkan 105 PMI Ke Nunukan
Nama Media rri.co.id
Newstrend Pemulanngan PMI
Halaman/URL https://rri.co.id/nunukan/1684-hukum-dan-kriminal/1032425/kembali-
pemerintah-malaysia-memulangkan-105-pmi-ke-nunukan
Jurnalis Delyta
Tanggal 2021-04-23 15:50:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Arbain (Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP2MI Nunukan) Jadi
sebenarnya deportasi kali ini, informasi yang kami terima sudah sejak tahun 2020. Baru ini
mungkin gilirannya dipulangkan karena mungkin Malaysia lagi PKP terus menerus di bulan 12,
sehingga mereka tahun 2020 tidak bisa dipulangkan
negative - Arbain (Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP2MI Nunukan) Kalau lima
hari mereka tidak diberikan pelajaran apa-apa, mungkin dari kami sudah minta kepada Dinas
Kesehatan untuk di observasi selama mereka dikarantina di rusunawa
Ringkasan
Kembali BP2MI Nunukan menerima Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebanyak 105 orang di
Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP2MI Nunukan
Arbain mengatakan 105 PMI meliputi 45 orang dari Sulawesi Selatan, 7 orang dari Sulawesi
Tengara, 2 orang dari Nusa Tenggara Barat, 19 orang dari Kalimantan Utara, dan 4 orang dari
Kalimantan Barat.
KEMBALI PEMERINTAH MALAYSIA MEMULANGKAN 105 PMI KE NUNUKAN
NUNUKAN : Kembali BP2MI Nunukan menerima Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebanyak 105
orang di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.
Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP2MI Nunukan Arbain mengatakan 105 PMI
meliputi 45 orang dari Sulawesi Selatan, 7 orang dari Sulawesi Tengara, 2 orang dari Nusa
Tenggara Barat, 19 orang dari Kalimantan Utara, dan 4 orang dari Kalimantan Barat.
Arbain mengungkapkan pelanggaran dari 105 orang kurang lebih sama kasusnya dengan PMI
yang ke 149 orang lalu, yakni 11 orang lahir di Malaysia, 36 masuk secara ilegal, 33 overstay,
18 kasus narkoba, 6 kriminal lainnya, dan 1 orang pelanggaran lockdown.
433

