Page 438 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 438
"Kalau target untk prioritas keuangan ini belum terpenuhi, boleh dong untuk mengambil dari
THR, bisa 10 - 30 persen," lanjutnya.
Baca Juga: Pemerintah Indonesia Hentikan Pemberian Visa bagi Warga India, WNA yang Pernah
dan Tinggal di India
Mike kembali menegaskan, THR bukanlah rejeki nomplok. Di masa pandemi seperti sekarang,
THR bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan tidak dihabiskan.
Soal dana darurat, THR juga bisa ikut membantu. Ia bahkan menyarankan agar dana darurat itu
ditambah untuk meminimalisir risiko.
"Sekalipun bekerja di perusahaan sehat, belum tentu kondisi fisik pekerja yang sehat sehingga
memungkinkan tidak bisa bekerja normal," tuturnya.
"Makanya dana darurat ini perlu. Kemudian gunakan dana tambahan ini untuk sesuatu yang
memang harus dibayar atau dibeli. Jangan gunakan dana THR untuk membeli seuatu yang
bersifat konsumtif," imbuh Mieke.
THR, lanjut dia, juga bisa digunakan untuk membayar zakat dan bersedekah. Sisihkan sebagian
THR sesuai kebutuhan untuk berbagi dengan saudara merupakan cara yang baik.
Baca Juga: Rekomendasi Outfit Brand Lokal yang Cocok Digunakan Saat Ramadhan Kali Ini
Bagaimana soal kebutuhan membeli baju dan kue? Mike mengatakan, untuk baju tidak harus
selalu baru.
Artinya, masyarakat bisa menggunakan baju ibadah yang sudah ada dan jarang dipakai.
"Waspadai keiniginan untuk membeli barang termasuk baju baru jela Lebaran karena ini bisa
menghabiskan dana THR. Kalau pun beli tetap harus dibatasi sesuai dengan kebutuhannya,"
ujarnya.
"Ini yang lumrah, kue. Jangan terlalu banyak menyiapkan kue. Karena faktanya, kalapnya
menggunakan uang THR, anggaran untuk kue saja bisa besar, padahal bisa ditekan," tandas
dia.***
437

