Page 489 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 489

"Ini sebagai tindak lanjut dari surat edaran Kemnaker dan Gubernur Riau, dimana kabupaten
              kota diminta untuk mendirikan posko THR," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman
              Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kuansing, Mardansyah
              S.Sos M.M, Jumat (23/04/2021) di Telukkuantan.



              KABUPATEN KUANTAN SINGINGI BUKA POSKO THR 2021

              Pekanbaru : Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau telah membuka posko
              THR, tempat pengaduan karyawan jika tidak menerima tunjangan hari raya (THR) keagamaan
              dari perusahaan. Posko ini sudah difungsikan sejak Kamis (22/4/2021).

              "Ini sebagai tindak lanjut dari surat edaran Kemnaker dan Gubernur Riau, dimana kabupaten
              kota diminta untuk mendirikan posko THR," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman
              Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kuansing, Mardansyah
              S.Sos M.M, Jumat (23/04/2021) di Telukkuantan.

              Sesuai  ketentuan,  lanjut  Mardansyah  S.Sos  M.M,  perusahaan  wajib  membayarkan  THR
              keagamaan untuk karyawan, baik yang sudah bekerja satu bulan atau pun lebih. Jika karyawan
              sudah bekerja lebih dari satu tahun, maka perusahaan wajib membayarkan THR sebesar upah
              satu bulan.

              "Kalau kurang dari 12 bulan masa kerjanya, maka hitungannya masa kerja dibagi 12 dan dikali
              besaran upah setiap bulan. Itulah THR-nya," katanya.

              Terhadap karyawan harian lepas, Mardansyah menguaraikan, buruh dengan status harian tetap
              harus mendapatkan THR. Besaran THR sesuai rata-rata upah yang diterima dalam setahun.

              "Buruh ini statusnya harian, tapi masa kerja belum sampai 12 bulan, tetap dapat THR sesuai
              rata-rata upah tiap bulan selama bekerja," papar Mardansyah.

              Agar semua karyawan mendapatkan haknya, Bupati Kuansing sudah melayangkan surat edaran
              ke perusahaan di Kuansing. Bupati pun menegaskan bahwa pembayaran THR paling lambat H-
              7 lebaran.

              "Jika perusahaan tidak menjalankan kewajibannya, maka karyawan kita minta melapor ke Posko
              THR. Posko ini buka pada Senin sampai Jumat sesuai jam kerja. Tapi, kita juga melayani melalui
              saluran seluler, agar bisa cepat berkoordinasi dengan petugas," kata Mardansyah.

              Karyawan bisa menghubungi Posko THR Kuansing di nomor 0822 8472 7181. Posko ini terletak
              di Kantor Bupati Kuansing.

              "Kami akan melakukan pengawasan dan memastikan semua karyawan di Kuansing mendapatkan
              haknya, yakni THR paling lambat H-7 lebaran," tegasnya.

















                                                           488
   484   485   486   487   488   489   490   491   492   493   494