Page 486 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 486
Ringkasan
Pemerintah Kabupaten Wonogiri memberi kelonggaran terhadap metodologi dan skema
perusahaan dalam pembayaran Tunjangan Hari Raya atau THR kepada para pekerja. Kebijakan
Pemkab Wonogiri itu disepakati oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja
pada acara dialog pelaksanaan pembayaran THR keagamaan 2021 kepada para buruh
perusahaan di Ruang Girimanik, Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, Jumat (23/4/2021).
PEMKAB WONOGIRI BERI KELONGGARAN PEMBAYARAN THR, SERIKAT KERJA DAN
APINDO TANGGAPI BEGINI
Pemerintah Kabupaten Wonogiri memberi kelonggaran terhadap metodologi dan skema
perusahaan dalam pembayaran Tunjangan Hari Raya atau THR kepada para pekerja.
Kebijakan Pemkab Wonogiri itu disepakati oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan
serikat pekerja pada acara dialog pelaksanaan pembayaran THR keagamaan 2021 kepada para
buruh perusahaan di Ruang Girimanik, Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, Jumat
(23/4/2021).
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengatakan pada prinsipnya semua perusahaan siap
membayarkan THR kepada pekerja. Namun ada toleransi dalam metodologi dan skema
pemberian THR. Sebab di tengah pandemi Covid-19 tidak semua perusahaan mempungai
kemampuan finansial yang sama.
"Kami beri ruang toleransi waktu pembayaran. Mereka bisa bertahan di tengah pandemi dan
tidak melakukan pemutusan hubungan kerja [PHK] skala besar sudah luar biasa, kami sudah
matur suwun. Ada ruang toleransi tapi harus terkomunikasi antara perusahaan dengan pekerja,"
kata dia kepada wartawan.
Hingga kini, menurut dia, dari 27 perusahaan di Wonogiri belum ada yang meminta dispensasi
terkait pembayaran THR. Karena semua perusahaan siap, tergantung relaksasinya seperti apa.
"Kewajiban membayar THR harus, tapi ruang toleransi kami sediakan. Pemkab melalui Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan melakukan fungsi kontrol. Pemerintah dengan serikat kerja
dan pengusaha harus terjalin komunikasi baik agar tidak ada gejolak dalam pembayaran THR.
Yang terpenting transparansi," kata Joko Sutopo.
Sekretaris Apindo Wonogiri, Gangsar Laksono, mengatakan Apindo Wonogiri berkomitmen
terhadap apa yang sudah menjadi ketentuan Kementerian Ketenagakerjaan. Namun dalam
pelaksanaanya mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19.
"Saat ini tidak semua kondisi perusahaan sama. Ada yang justru bagus omzetnya, ada yang
wajar hingga ada yang memprihatinkan. Pemkab Wonogiri paham dengan kondisi itu. Maka kami
apresiasi Pemkab yang membuat kebijakan dengan mendasari kondisi perusahaan saat ini," kata
dia.
Ia mengatakan mekanisme pembayaran THR perlu didiskusikan di internal. Perusahaan bisa
menjalin komunikasi dengan para pekerja terkait bagaimana pembayaran THR. Jika dalam
prosesnya mengalami kendala dan perselisihan, Apindo Wonogiri akan melakukan mediasi.
"Kami tetap mengimbau kepada seluruh perusahaan untuk membayar. Terlebih bagi perusahaan
yang dalam kondisi baik, seharusnya lebih tepat. Toleransi waktu pembayaran THR itu kan
dikeluarkan bagi perusahaan yang kondisinya biasa saja dan kurang baik," kata dia.
485

