Page 491 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 491
Kepala BP2MI Nunukan Kombes Pol Hotma Victor Sihombing mengatakan dalam sepekan ini
dilakukan dua kali repatriasi pertama 149 orang, dan kedua 105 orang berasal dari Konjend Kota
Kinabalu. Adapun rincian 133 laki-laki dewasa, 14 perempuan dewasa, dan 2 anak laki-laki.
Adapun pelanggaran yang mereka lakukan meliputi 58 masuk secara illegal, 36 Over Stay atau
tinggal lebih masa, 52 kasus narkoba, 2 kasus kriminal dan 1 pelanggaran lockdown.
Hotma Victor Sihombing menjelaskan ke 149 PMI tiba di Nunukan tetap dilakukan tes PCR,
setelah mereka selesai mereka dibawa ke rusunawa untuk ditampung.
"Rusunawa untuk menjalani karantina lima hari, tetapi kita lihat pada sore harinya ada beberapa
yang sakit, kita lihat kakinya lemah. Sudah berbicara kepada pak dokter Kantor Kesehatan
Pelabuhan rencananya mereka akan langsung kita bawa ke Rumah Sakit Umum untuk dilakukan
pengobatan, " terangnya. Jumat (23/04/2021).
Ia mengungkapkan ada beberapa PMI yang sakit dan dibawa ke RSU Nunukan untuk
pemeriksaan lebih lanjut. Informasi tersebut didapatkan dari PMI selama di Pusat Tahanan
Sementara selama dua minggu kakinya tiba-tiba mengalami lemas, sehingga sulit untuk berjalan.
"Seperti yang sudah-sudah untuk mereka nanti setelah di rusun baru kita data dan untuk yang
bukan kelahiran Nunukan kiat akan pulangkan apapun alasannya sesuai surat dari Konsulat RI
yang diberikan kepada kita, " tegasnya.
Ia juag menyampaikan setelah mereka di data dan dikarantina selama lima hari di rusunawa,
mereka dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing, menggunakan kapal laut. Para
PMI ini di dominasi dari Sulawesi Selatan. Meliputi 109 orang dari Sulawesi Selatan, 2 orang
Sulawesi Barat, 1 orang Sulawesi Tengah, 7 orang Sulawesi Tenggara, 14 orang Nusa Tenggara
Timur, 10 orang Kalimantan Utara, 2 orang Jawa Timur, dan 2 orang Nusa Tenggara Barat.
490

