Page 72 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 72
Judul Tenang, Kemnaker Pastikan Pekerja Kontrak dan Outsourcing Berhak
Terima THR
Nama Media joglosemarnews.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://joglosemarnews.com/2021/04/470219/
Jurnalis Suhamdani
Tanggal 2021-04-26 04:28:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Indah Anggoro Putri (Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan
Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan) THR Keagamaan wajib
diberikan dalam bentuk uang rupiah dan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan
neutral - Indah Anggoro Putri (Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan
Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan) THR wajib dibayar penuh
dan tepat waktu. Dalam pembayaran THR tidak ada perbedaan status kerja. Para pekerja
outsourcing maupun pekerja kontrak, asalkan telah bekerja selama satu bulan atau lebih dan
masih memiliki hubungan kerja pada saat hari keagamaan berlangsung, maka berhak
mendapatkan THR juga
neutral - Indah Anggoro Putri (Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan
Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan) Dari perhitungan upah
tersebut, tidak menutup kemungkinan perusahaan juga dapat memberikan THR yang nilainya
lebih besar dari peraturan perundang-undangan, di mana hal tersebut terlebih dahulu ditetapkan
dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama atau kebiasaan
yang selama ini memang telah dilakukan oleh perusahaan
Ringkasan
Pekerja dengan status outsourcing (alih daya), kontrak, ataupun pekerja tetap (PKWT dan
PKWTT) dipastikan berhak menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan. Hal itu ditegaskan
oleh Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI
dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri.
71

